Peter Sagan Bisa Kembali Balapan MTB

| Penulis : 

Peter Sagan merupakan salah satu bintang terbesar di arena road cycling. Bahkan mungkin BINTANG TERBESAR saat ini. Di usia 28 tahun, dia sudah menjadi juara dunia tiga kali, memenangi green jersey Tour de France enam kali, juara berbagai Monument, dan prestasi-prestasi lain. Tapi ternyata, pembalap Slovakia itu sudah memikirkan fase lanjutan dalam karirnya.

Dalam wawancara dengan majalah Fiets di Belanda, Sagan mengaku mulai ada rasa kurang happy balapan di peloton profesional. Dia merasa dinamika di tengah peloton sudah tidak seperti dulu. Rasa hormat dan saling menghargai sudah tidak lagi seperti dulu.

“Sudah tidak seperti 15 tahun lalu, saat Mario Cipollini masih berkuasa. (Dulu) sering seorang pembalap menjadi kaptennya peloton. Sekarang sudah tidak ada lagi yang seperti itu. Semua sekarang hanya memikirkan diri sendiri,” ungkapnya.

Menurut Sagan, situasi ini makin tahun makin parah. Karena itu, dia bersyukur punya opsi pindah jalur dalam waktu dekat. “Saya lega (kontrak saya) hanya sisa beberapa tahun. Tidak mungkin saya bisa tahan 15 tahun di olahraga ini,” ucapnya.

Kontrak Sagan bersama tim Jerman Bora-Hansgrohe akan berlanjut hingga akhir 2021. Saat itu, usianya masih 31 tahun. Sagan memberi bocoran, kalau kembali ke arena MTB (mountain bike) adalah salah satu opsi serius. Ini juga bukan hal baru. Sagan adalah mantan juara dunia junior MTB, dan berkompetisi di arena MTB pada Olimpiade 2016 lalu (sayang bannya pecah saat berada di kelompok depan).

Tim media Bora-Hansgrohe tidak menutupi kemungkinan Sagan pindah jalur itu. Mereka juga mengakui kalau sangat sulit menjadi seorang superstar seperti Sagan saat ini.

“Setiap musim menuntut energi begitu besar dari Peter. Sekitar 85 persen wawancara yang dia jalani termasuk membosankan. Sekarang Peter hanya memikirkan kontraknya. Ketika berakhir, dia akan memutuskan apakah akan lanjut balapan road atau pindah jalur ke MTB,” komentar Gabriele Uboldi, press officer Bora-Hansgrohe.

Bagi penggemar Sagan, untung 2021 masih agak jauh. Sambil menunggu, kita perhatikan saja gelar-gelar atau aksi-aksi keren apa lagi yang bisa diraih sang superstar! (mainsepeda)

Foto : Getty Images

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?