Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi tak semata-mata melihat Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2025 sebagai bagian dari upaya menggaungkan sport-tourism. Event nasional yang mampu menarik cyclist asing ini ternyata juga memberikan dampak kepada masyarakat secara sosial.  

Banyaknya pengunjung yang singgah ke Banyuwangi diharapkan membuat publik di sana semakin terbuka terhadap pendatang. Semakin terbiasa. Efeknya ekosistem pariwisata pun juga semakin nyaman untuk pelancong karena keramahan masyarakat lokal. 

Multiplier effect dari Banyuwangi Bluefire Ijen KOM inilah yang membuat Pemkab Banyuwangi memberikan dukungan penuh. 

"Harapannya kolaborasi antara Pemkab Banyuwangi dan Mainsepeda makin berkembang. Menguatkan dua belah pihak, ini kan kolaboraisi bersama," ungkap PLT Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Banyuwangi, M Alfin Kurniawan. 

Baca Juga: Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2025: Kapal Cepat Ramah Pesepeda, Makin Mudah ke Banyuwangi

"Banyuwangi juga dikenal dengan sport-tourism-nya, tapi impact-nya tidak hanya soal pendapatan bagi masyarakat. Ada juga soal perilaku masyarakat karena semakin banyak orang luar yang berkunjung, masyarakat semakin ramah." 

Dari sisi sport-tourism, event Banyuwangi Bluefire Ijen KOM sendiri setiap tahunnya menyumbang ratusan hingga ribuan pelancong ke Banyuwangi. Hal ini karena para cyclist tak sedikit membawa sanak saudara, keluarga, hingga tim ketika berkunjung ke kota paling timur di Pulau Jawa ini. memberikan efek domino kepada masyarakat. Selain itu, Banyuwangi Bluefire Ijen KOM membuat Kabupaten Banyuwangi semakin kental dengan status Kota Sepeda di Indonesia. 

Untuk mempersiapkan Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2025 secara maksimal, Rapat Koordinasi (Rakor) antara Pemkab Banyuwangi yang dihadiri Dinas terkait dan perwakilan Mainsepeda pun digelar di Kantor KORMI Banyuwangi pada Jumat, 29 Agustus 2025. 

"Iya tadi kita bahas teknis kegiatannya. Kita sinergikan dengan pemerintah daerah," imbuhnya. 

Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2025 sendiri akan digelar pada Sabtu, 27 September 2025. Seperti tahun-tahun sebelumnya, ajang ini menantang para peserta untuk menjajal tanjakan paling ekstrem sekaligus ikonik di Indonesia. Tanjakan Paltuding Ijen yang berkategori Hors Categorie (HC) tak hanya menyimpan tantangan, tapi keindahan alam yang memanjakan mata. 

Baca Juga: Vuelta a Espana 2025, Etape 6: Vine Berjaya, Unggulan GC Terkudeta

Selain itu, para peserta nantinya juga diajak berkeliling menikmati panorama Kabupaten Banyuwangi yang asri dan Indah. Menjajal jalur yang dilewati pembalap-pembalap profesional yang bertanding di ajang resmi UCI, Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI). 

Pendaftaran event Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2025 masih dibuka. Proses registrasi hanya bisa dilakukan di Mainsepeda App. Terdapat merchandise spesial free handlebar exclusive yang hanya bisa didapatkan jika anda mendaftar Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2025. (Mainsepeda)

Populer

Lawan Arus Mudik Mesin, 57 Pesepeda Pulang Kampung Lebaran Bersepeda
Jersey Nggravel Blitar 2026: Memadukan Keindahan Rute dengan Estetika Seni Van Gogh
Kisah LeBron James dan Kecintaannya pada Sepeda
Paris Nice 2026: Hapus Penasaran, Jonas Vingegaard Rengkuh Gelar Perdana
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Isaac del Toro Segel Gelar Juara Umum Tirreno-Adriatico 2026
Tips Memperkuat Otot dengan Gym
Tirreno-Adriatico 2026-Etape 3: Tobias Lund Andresen Kalahkan Dominasi Sprinter Kelas Atas
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul
Nggravel Blitar 2026: Rekomendasi Hotel dan Moda Transportasi