Sprinter muda Belanda, Olav Kooij tampil brilian dengan meraih kemenangan di etape kedua Renewi Tour 2025 pada Rabu (20/8). Pembalap Visma-Lease a Bike itu melesat dari tengah peleton untuk menyalip lawan-lawannya pada 200 meter terakhir. Termasuk Pavel Bittner (Picnic PostNL) yang lagi-lagi gagal menang. Tapi nasibnya sedikit lebih baik kali ini karena finish di posisi kedua. 

Balapan sepanjang hari diwarnai adu strategi karena hembusan angin kencang dari samping. Hal ini membuat para pembalap melewatinya dengan formasi echelon. Situasi yang sangat menguras tenaga.

“Hari ini sangat cepat, sebagian besar dengan angin kencang yang berhembus, tapi sprint terakhir justru melawan angin. Saya harus menunggu momen tepat, lalu membuka jalur ketika ada ruang. Untungnya kaki saya masih cukup kuat untuk finish,” ujar Kooij usai balapan.

Pada kilometer terakhir, Jayco AlUla dan Alpecin-Deceuninck bergantian menguasai pembalap terdepan. Bahkan Mathieu van der Poel sempat melakukan lead out krusial untuk rekan setimnya, Jensen Plowright. Namun, Plowright terlalu cepat terkejar. 

Kooij yang semula berada di belakang pemenang etape pembuka Tim Merlier (Soudal-QuickStep), harus mencari jalur baru setelah posisinya terhimpit. Ia melaju ke sisi kanan peloton dengan kecepatan luar biasa, melejit melewati Bittner yang membuka serangan lebih awal. Skenario yang sama saat Bittner dikalahkan Merlier sehari sebelumnya. 

“Posisi selalu jadi faktor penting dalam sprint, apalagi di balapan seperti ini yang penuh perebutan tempat. Kami sempat agak terlalu cepat maju ke depan, tapi itu juga menyelamatkan tenaga saya. Saya sangat senang dengan kemenangan ini.” 

Kemenangan ini memberi Kooij tambahan 10 detik bonus waktu, mengantarnya naik ke puncak klasemen GC. Menyamai catatan waktu Merlier dan Dries De Bondt (Decathlon AG2R La Mondiale). Akan tetapi, jersey biru-hijau untuk pemimpin GC akan tetap dikenakan oleh Merlier di balapan selanjutnya. (Mainsepeda)

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Serius, Bottle Cage Ini Beratnya di Bawah 5 Gram
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Cerita "Pulang Kampung" ke Bromo KOM Setelah 11 Tahun, Kawindra Kini Fokus Ngebel KOM
Factor Rilis Generasi Baru Sepeda O2
Kolom Sehat: Tour de France 2025
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Slovenia, Negeri Balap Sepeda Tertua yang Terlupakan
Bawa Misi Kemanusiaan, Spartan Indonesia Goes To Paris-Brest-Paris 2023