Menghindari kondisi bonking, para peserta Bentang Jawa 2025 harus menjaga asupan makanannya. Tapi sebagai bagian dalam strategi, mereka seringkali memilih makananan sederhana dan penyajiannya cepat. Tak jarang pula yang bisa dikonsumsi sembari bersepeda. 

Hal ini dilakukan oleh finisher kedua Bentang Jawa 2025, Rama Wieland. Cyclist asal Australia itu menyebut batagor dan gorengan menjadi andalannya sepanjang perjalanannya. 

"Saya suka batagor, saya juga suka gorengan. Hari ini saya makan banyak sekali gorengan. Saya suka banget," kata Rama.

Selain gorengan, Rama juga membawa nanas untuk cemilan di jalan. 

Bahkan gorengan jadi 'senjata rahasia'-nya nanjak di segmen queen stage yakni tanjakan Jemplang, Bromo, yang punya elevasi sekitar 2.000 meter. "Saya membawa gorengan dari Malang untuk nanjak ke Bromo," tambahnya.  

Strategi yang sama dilakukan juga oleh juara Men Solo Bentang Jawa 2025, Stephen Lane. Ia memilih paket nasi dan ayam krispi sebagai andalannya. Selain itu, Lane juga selalu membawa roti kemasan dengan rasa coklat yang dibelinya di minimarket untuk bekal. Bahkan ia mengaku sudah membeli sebanyak 30 pack varian produk roti yang sama. 

Lane memilih makanan yang efisien seperti nasi dan ayam krispi.

Seperti diketahui, Lane jadi finisher pertama setelah menuntaskan Bentang Jawa 2025 dengan catatan waktu 77 jam 17 menit. Sedangkan, Rama menyelesaikan waktu dengan rekor 82 jam 42 menit. 

Di lain pihak, Johnny Ray melanjutkan misinya untuk menikmati kuliner dalam perjalanannya di Bentang Jawa 2025. Cyclist yang disapa Om Ray ini tetap lanjut bersepeda, meski berstatus NC (Non-Competitive). Ia sendiri telah dinyatakan tidak lolos Cut of Time (COT) di CP 1 Rancabuaya beberapa hari lalu. 

"Kalian kalau di Deandels sepedaan, sepedaan tok. Gak nglarisi UMKM. Makanya ke Deandels itu pagi, di pasar ada satenya," kata Om Ray. 

Hingga pukul 20.00 WIB, tercatat baru 21 cyclist yang tiba di lokasi Check Point (CP) 2 Blitar. Dua diantaranya telah menyelesaikan Bentang Jawa, yakni Lane dan Rama. Sedangkan, COT di CP 2 sendiri pada Kamis (14/8) pada pukul 23.59 WIB. (Mainsepeda)

Populer

Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping
Slovenia, Negeri Balap Sepeda Tertua yang Terlupakan
Serius, Bottle Cage Ini Beratnya di Bawah 5 Gram
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Brompton Luncurkan Empat Warna Baru untuk 2020
Daftar Transfer Terbaik 2026, Upaya Menandingi Kekuatan UAE Team Emirats-XRG 
“Pemanasan” 192 Kilometer hingga Situbondo