Peserta gelaran balap sepeda International Tour de Banyuwangi Ijen (ITDBI) 2025 telah komplet. Sebanyak 20 tim dari berbagai penjuru dunia akan berpartisipasi meramaikan event berkategori 2.2 UCI itu. 

14 tim dari luar negeri, seperti Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, Arab Saudi, Aljazair, hingga Italia akan beradu kecepatan dengan enam tim asal Indonesia. Swatt Club Racing Team, klub asal Italia jadi tim terakhir yang bergabung di International Tour de Banyuwangi Ijen 2025.

Baca Juga: Kejurnas Road Race 2025: Muhammad Abdurrohman Sabet Gelar Juara Nasional IRR

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (PLT Kadispora) Kabupaten Banyuwangi, M. Alfin Kurniawan menyebut pihaknya kini fokus untuk membantu proses imigrasi para peserta International Tour de Banyuwangi Ijen 2025.

"Kami minta dukungan dari Kementerian Imigrasi untuk pengajuan VoA (Visa on Arrival) di tiga bandara, Bandara Soekarno-Hatta, Juanda, dan Ngurah Rai. Kalau biasanya orang luar negeri itu kan pakai C8. Jadi kita coba bantu dan terlayani, next bisa senang berlomba ke Banyuwangi," kata Alfin. 

Balapan ini akan memperlombakan empat etape dengan total jarak 608 Km yang digelar 28-31Juli 2025. Etape 1 akan menempuh rute dari Pantai Mustika Pancer menuju titik finish di Kantor Bupati Banyuwangi sejauh 143 Km. Etape selanjutnya bertipikal hilly dengan rute terjauh 165 Km yang dimulai dari Taman Nasional Alas Purwo dan ditutup di Kantor Bupari Banyuwangi. 

Balapan etape ketiga dirancang sepanjang 145 Km, dengan titik awal di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Glenmore menuju titik finish yang sama. Sementara itu, etape keempat sekaligus penutup menjadi queen stage dari International Tour de Banyuwangi Ijen 2025 dengan tipikal pegunungan.

Dimulai di RTH Maron, rute ini akan melintasi jarak 155 Km serta dua tanjakan utama di Songgon dan Ijen. Untuk tanjakan terakhir berkategori Hors Categorie (HC) yakni kategori paling terjal di dunia balap sepeda. Tanjakan menuju puncak Paltuding Ijen itu punya elevasi lebih dari 1.500 meter dan gradiens puncak di atas 30 persen. 

Perihal kesiapan rute yang akan dilintasi pembalap, Alfin mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaaan Umum (PU). "Untuk rute kami mengikuti perencanaan perbaikan dari PU sehingga intinya menjamin rute akan mulus," imbuhnya. (Mainsepeda)

 

Populer

Dulu Cuma Jadi Dotwatcher, Kini Hafizh Anugrah Siap Taklukkan EJJ 1.500 Km
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Kesalahan Cyclist Pemula: Duduk Mengangkang, Celana Dalam, atau...
Bentang Jawa Lunas
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Superhuman! Wout van Aert Hanya Butuh 10 Hari untuk Berlatih Kembali Pasca Operasi Engkel 
Cervelo P5x Lamborghini, Hanya Ada 25 Biji
Bintaro Loop: Trek Menantang dan Fasilitas Lengkap
Kenapa Harus Pakai Clipless Pedal (Tips Memakai dan Memilih Pedal)