Memupuk kebersamaan dan keromantisan antar pasangan ternyata bisa dilakukan di banyak momen. Tak terkecuali ketika melintasi jalur off road di lereng Gunung Kelud, Kabupaten Blitar. Hal itulah yang dilakukan pasangan asal Surabaya Tri Indro Purnomo dan istrinya, Sulisdiah Budiasih yang memutuskan mengikuti Nggravel Blitar 2025. 

Keduanya telah berusia kepala lima dan sama-sama hobi bersepeda. Kebiasaan gowes awalnya dilakukan Tri karena 'terpaksa'. Ia didiagnosa mengalami masalah pada lututnya, dan dokternya menyarankan bersepeda sebagai salah satu cara pengobatan pada dua tahun lalu. 

Menuruti saran sang dokter, Tri pun membeli sepeda. Tak tenang melihat suaminya, bersepeda sendirian, Sulisdiah pun turut membeli sepeda juga. Mereka pun rutin bersepeda bersama. 

Baca Juga: Nggravel Blitar 2025: Bapak-Anak Asli Blitar Ini Puji Pemilihan Rute

"Yang jelas kan ya saya kemana-kemana sama istri. Sepedaan sendiri itu kok nggak enak," kata Tri. 

Tapi pasangan ini ternyata jadi 'gila' bersepeda. Bahkan belum lima bulan mengenal sepeda, mereka sudah gowes long ride Surabaya-Bali, kurang lebih 325 Km. Rute itu malah jadi liburan rutin keduanya karena sudah yang ketiga kalinya mereka ke sana. 

Aksi keduanya terinspirasi karena sering menyaksikan konten YouTube dan Instagram Mainsepeda. "Saat diminta bersepeda itu saya rajin melihat Mainsepeda. Motivasi untuk traveling dari sana," imbuhnya.

Balik ke rute off road, mereka akhirnya kepincut mencoba gravelan. Baik Tri maupun Sulisdiah, mengaku seperti mengingat masa kecil ketika bersepeda di jalur non-aspal. Melintasi jalan setapak, pinggir sungai, melewati jalur di antara persawahan dirasa sangat menyenangkan.

"Jadi kalau kita gravel itu inget masa kecil dulu. Kebetulan saya kecilnya aktif bermain di desa, ya di sawah-sawah naik sepeda. Kalau ikut gravel jadi ingat masa kecil. Senang ya," kata Sulisdiah.

Di event sebelumnya beberapa minggu lalu, Tri sempat terjatuh. Mengalami luka di gigi depannya karena retak. Namun, ia tak kapok. Tetap berangkat ke Nggravel Blitar 2025 dengan semangat tinggi. 

Baca Juga: Nggravel Blitar 2025: Bakal Lebih dari Gravelan, Ini Piknik di Surga Off Road

Pria 55 tahun ini telah mempelajari rute Nggravel Blitar yang menantang dan telah menandai beberapa rute yang riskan. "Yang kemarin itu yang saya lihat banyak pasir. Kita agak sedikit awas karena memang beda ya rutenya jalan makadam, jalan tanah, dan sama yang pasir," tambah Tri. 

Nggravel Blitar sendiri akan digelar pada Minggu, 22 Juni 2025. Event ini jadi ajang off road pertama yang diinisasi oleh Mainsepeda. Rutenya akan melintasi total jarak 83 Km dengan jalur all-terrain yang sangat indah dan menantang. (Mainsepeda)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam