Pembalap Jerman Nico Denz mengemas "kado hiburan" bagi timnya Red Bull-Bora-hansgrohe setelah mengklaim kemenangan solo yang luar biasa pada etape ke-18 Giro d'Italia pada Kamis, 29 Mei 2025. Klub asal Jerman itu harus merelakan upaya meraih gelar juara umum Giro karena Jai Hindley dan Primoz Roglic harus DNF. 

Dua pembalap itu adalah andalan Red Bull-Bora-hansgrohe untuk bersaing dalam perebutan maglia rosa. Bahkan nama Roglic awalnya digadang-gadang akan menutup kompetisi sebagai juara, mengulangi prestasi yang ia raih pada 2013 lalu. 

Hidley terlebih dahulu meninggalkan arena Giro setelah tersisih di etape 6. Nasib sial itu lantas menular ke Roglic yang tersingkir di etape 16 karena insiden kecelakaan. Meski tak tampak parah, tim nampaknya tak ingin mengambil risiko mengingat Roglic juga akan diturunkan pada balapan Tour de France awal Juli mendatang. 

"Kami berinvenstasi banyak hal, di seluruh tim. Kami punya tujuan besar meraih kemenangan GC bersama Roglic," ungkap Denz.

Sementara itu, kemenangan Denz diwarnai penampilan yang luar biasa. Pembalap 31 tahun itu melakukan attack sejauh 19 Km sebelum balapan berakhir. Setelahnya, ia terus menggandakan jarak waktunya dan mengakhiri balapan dengan keunggulan telak 1 menit 1 detik dari Mirco Maestri (Team Polti VisitMalta) dan Edward Planckaert (Alpecin Deceuninck) yang mengisi podium. 

"Kami berlatih di atas ketinggian untuk dua bulan, dan ini bulan ketiga saya pergi dari rumah dan tak melihat istri dan anakku. Jika anda kehilangan Roglic, anda juga kehilangan mimpi. Tapi kami berbalik dan mampu memotivasi kami sendiri untuk bangkit. Dan kemenangan ini terasa spesial," imbuhnya. 

Meskipun Isaac del Toro menyelesaikan balapan 13 menit 51 detik lebih lambat dari Denz, tapi pembalap muda UAE Team Emirates-XRG itu tetap memimpin GC. Hal ini karena dua pesaing utamanya Richard Carapaz dan Simon Yates juga finish di catatan waktu yang sama. Jarak waktu antar ketiganya pun tak berubah di GC. Del Toro unggul 41 detik dari Carapaz, dan 51 detik dari Simon Yates. 

Keunggulan ini akan dijadikan modal bagi Del Toro untuk menghadapi queen stage Giro d'Italia 2025 pada etape 19 yang digelar malam ini. Rute ini akan melibatkan lima tanjakan utama, tiga diantaranya berkategori 1. Total jalur miring menyentung angka 4.908 meter, terpanjang pada Giro tahun ini. Sedangkan, total jarak rute 166 Km dari Biella ke Champoluc. (Mainsepeda) 

Photo by Getty Images. 

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?