Mads Pedersen dan timnya, Lidl-Trek, sekali lagi menciptakan taktik sempurna yang memudahkan pembalap Denmark itu memenangkan sprint pada etape 3 Giro d'Italia pada Minggu malam, 11 Mei 2025. Hasil positif itu sekaligus menghantarkan Pedersen kembali merebut maglia rosa. 

Lidl-Trek mengendalikan peloton sepanjang hari pada balapan terakhir di Albania. Laju Pedersen dijaga ketat oleh rekan-rekannya, termasuk Giulio Ciccone dan Mathias Vacek. 

Pada segmen tanjakan, Ciccone yang seorang climber berperan besar membantu menarik Pedersen. Namun, tugas itu beralih ke pundak Vacek ketika balapan mulai memasuki jalur flat jelang finis di Vlore. Pembalap Ceko itu menggiring Pedersen sedekat mungkin dengan garis akhir sebelum ia menciptakan serangan yang tidak dapat dibendung lawan-lawannya. 

Baca Juga: Serba Ada di Rolling Together For Malang 111, Mini KOM Hingga Ajang Silaturahmi

Corbin Strong (Israel-Premier Tech) tepat berada di belakang Pedersen pada sprint terakhir. Namun, ia gagal menyamai kecepatan Pedersen dan harus rela jadi runner up. Orluis Aular (Movistar) yang ikut menjajal peruntungannya terpaksa menempati posisi ketiga.

"Semua orang dari tim melakukan pekerjaan yang luar biasa saat tanjakan dan sebelumnya. Dari tanjakan, yang terpenting adalah mengendalikan sejauh yang kami bisa dan kemudian akan terjadi adu kecepatan di akhir. Persis seperti yang kami inginkan dengan Ciccone dan Vacek memberi saya keunggulan yang luar biasa," ungkap Pedersen. 

Pedersen merayakan kemenangannya bersama Vasek usai memberikan leadout yang luar biasa. 

Finis di posisi terdepan membuat Pedersen memperoleh bonus waktu 10 detik. Dengan modal itu, Pedersen merebut kembali maglia rosa dari Primoz Roglic (Red Bull-Bora-Hansgrohe). Kedua pembalap saat ini terpaut 9 detik di papan klasemen GC. Sedangkan, Vacek berada di posisi ketiga dengan perbedaan waktu 14 detik dari Pedersen. 

"Mendapatkan dua kemenangan dan sekarang kembali mengenakan kostum merah muda adalah apa yang kami inginkan hari ini. Itulah rencana kami pagi ini," jelas Pedersen.

Baca Juga: Gelar Doktor Kehormatan untuk Sang Maestro Ernesto Colnago

Pedersen akan mengenakan jersey maglia rosa itu pada balapan etape 4 dari Alberobello ke Lecce, Selasa, 13 Mei 2025. Balapan Giro d'Italia akan rehat sehari untuk memberi waktu tim melakukan perjalanan dari Albania ke Italia. 

Selain kemenangan, pembalap 29 tahun itu memecahkan rekor sebagai pembalap Denmark tersukses sepanjang masa. Ia telah mencatatkan kemenangan ke-52 melampaui rekor Rolf Sorensen yang bertahan seperempat abad. (Mainsepeda)

Photo by Getty Images. 

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?