Absennya banyak nama besar membuat pemenang balapan Tour Basque Country 2025 sulit terprediksi. Bahkan nama-nama pembalap yang pernah menuai prestasi di masa lalu kembali muncul ke permukaan. Etape pembuka, Max Schachmann (Soudal Quick-Step) jadi pemenangnya. Ia adalah pembalap yang sebelumnya menjuarai balapan multi-etape Paris-Nice dua musim beruntun, yakni 2020 dan 2021. 

Pada etape 2, Selasa, 8 April 2025, giliran Caleb Ewan (Ineos Grenadiers) yang muncul ke permukaan. Pembalap Australia itu mencatatkan kemenangan pertamanya di ajang WorldTour sejak tiga tahun lalu. Terakhir, Ewan memenangi balapan di level tertinggi UCI pada etape 3 Tirreno-Adriatico 2022 lalu.

Yang belum mengenalnya, Ewan pernah digadang-gadang menjadi salah satu sprinter terbaik di dunia. Ia sejauh ini mencatatkan rekor 65 kemenangan, 12 diantaranya diraih pada balapan-balapan GrandTour UCI. Lima podium Tour de France, enam kemenangan di Giro d'Italia, dan satu sisanya ia raih di balapan Vuelta a Espana. 

Meskipun demikian, penampilan pembalap 30 tahun itu menurun beberapa musim ke belakang. Ia lebih sering memenangi balapan kasta kedua atau ketiga UCI.

"Itu adalah satu-satunya tahapan lomba yang secara realistis dapat saya menangkan, jadi ada banyak tekanan untuk datang ke sini dan memberikan hasil terbaik. Tetapi, tim telah melakukan pekerjaan yang," ungkapnya. 

Ewan finis terdepan usai terlibat adu kecepatan yang sengit di Lodosa. Ia mengalahkan Luca van Boven (Intermarché-Wanty) yang harus puas mengisi posisi kedua. Sedangkan, Bastien Tronchon (Decathlon AG2R La Mondiale) di posisi ketiga.

Balapan etape 2 ini merupakan rute terpanjang di Tour Basque Country. Insiden kecelekaan sempat terjadi di akhir lintasan. Namun, peloton berhasil menangkap pembalap terakhir dari kelompok breakaway, Xabier Isasa (Euskaltel-Euskadi). Momen itu membuka jalan bagi Ewan untuk melesat dan meraih kemenangan. 

"Kami mengendalikan segalanya sejak awal. Tim melakukan pekerjaan yang hebat, menempatkan saya pada posisi yang tepat untuk bagian terakhir dan kemudian saya harus bersaing dalam sprint terakhir," imbuhnya. 

Meski menang, Ewan tidak mampu menggeser Max Schachmann dari puncak klasemen juara umum (GC). Schachmann masih unggul dari dua kandidat juara Joao Almeida (UAE Team Emirates-XRG) dan Florian Lipowitz (Red Bull-Bora-hansgrohe). Ketiganya hanya terpaut waktu kurang dari 1 detik. (Mainsepeda)

Photo by Getty Images

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Dulu Cuma Jadi Dotwatcher, Kini Hafizh Anugrah Siap Taklukkan EJJ 1.500 Km
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Kesalahan Cyclist Pemula: Duduk Mengangkang, Celana Dalam, atau...
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Bentang Jawa Lunas
Kenapa Harus Pakai Clipless Pedal (Tips Memakai dan Memilih Pedal)
Superhuman! Wout van Aert Hanya Butuh 10 Hari untuk Berlatih Kembali Pasca Operasi Engkel 
20 Cyclist Kupang Ramaikan Bromo KOM 2026
Bintaro Loop: Trek Menantang dan Fasilitas Lengkap