Jagoan balapan Individual Time Trial (ITT) Filippo Ganna (Ineos Grenadiers) kembali menunjukkan kemampuannya di etape pembuka Tirreno-Adriatico 2025 pada Senin, 10 Maret 2025. Ia memenangkan balapan tersebut sekaligus merebut kaos biru pertama, penanda pemimpin general classification (GC) sementara. 

Pembalap Italia ini tampil tercepat di rute sejauh 11,5 Km di Lido, Camaiore. Catatan waktunya 12 menit 17 detik dengan kecepatan rata-rata mencapai 56 Km/Jam. 

Ganna unggul telak dari bintang muda Tim UEA Emirates-XRG, Juan Ayuso. Keduanya berselisih waktu 23 detik. Hasil ini seperti membalas kekalahan Ganna dari Ayuso pada balapan ITT Tirreno-Adriatico musim lalu. Kala itu, Ganna kalah saing dengan pembalap 22 tahun itu dengan jarak waktu yang sangat tipis. Berbeda satu detik saja. 

Baca Juga: Tirreno-Adriatico 2025 Menawarkan Persaingan Sengit

Sementara itu, posisi ketiga ditempati Johan Price-Pejtersen (Alpecin-Deceuninck). Eks balap Bahrain-Victorious itu lebih lambat 28 detik dari Ganna. 

Memulai sebagai pembalap ke-164 dari 166 peserta, Ganna memang tampil menakjubkan. Ia mengawali balapan kurang meyakinkan ketika tertinggal dua detik dari Ayuso dalam pencatatan waktu pertama. Namun, Ganna sukses membalikkan keadaan. Ia melaju kencang dengan kecepatan yang konstan di sisa balapan dan sukses melewati catatan waktu Ayuso. Ganna jadi satu-satunya pembalap yang mencetak rekor kecepatan di atas 55 Km/jam.

"Hari ini, saya melakukan dengan sangat baik dan saya senang. Dari dalam mobil, Dario dengan alat komunikasinya memintaku untuk memberi dorongan lebih hingga garis finis," ungkap Ganna. 

"Saya tahu di pertengahan jalur saya punya catatan waktu sama dengan Ayuso. Tapi di segmen terakhir, saya mencoba lebih konsisten dan mengejar hasil yang baik," imbuhnya. 

Baca Juga: Pogacar Bangkit dari Kecelakaan, Menangi Strade Bianche 2025!

Hasil balapan ini menjadi kemenangan ke-34 bagi Ganna sejak berkarier profesional. 27 kemenangan diantaranya berasal dari kategori Time Trial (TT). Bukti bahwa Ganna memang lahir untuk memacu sepedanya di kategori balapan  TT. 

Di sisi lain, margin waktu yang besar menjadi modal yang positif bagi Ganna. Terlebih para pembalap climber yang biasanya mendominasi GC tertinggal jauh. Kandidat utama juara GC seperti Adam Yates (UAE Team Emirates-XRG) dan Mikel Landa (Soudal Quick-Step) tertinggal lebih dari 1 menit. Hal ini membuat persaingan juara umum semakin ketat. (Mainsepeda)

Photo By tirreno_adriatico

Results powered by FirstCycling.com

Populer

In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
12 Tahun Bromo KOM, Tetap Melahirkan Debutan yang Penasaran Menaklukkan Wonokitri
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Ewakobro, ”Rumah” Megah Pecinta Brompton Makassar
Bromo KOM 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Alur Pengambilan Race Pack
Terbang dari Australia Demi Bromo KOM, Sepeda Cyclist Ini Malah Tertinggal Saat Transit di Singapura
Trek MTB Terbaru, Softail atau Full Suspension?  
Merida Reacto V4, Tunggangan Baru Mark Cavendish
Bianchi Merilis Sprint, Road Bike dengan Harga Terjangkau
Cukur Bulu Kaki Anda (dan Mengapa Itu Bermanfaat)