Jersey Baru Trek-Segafredo: Suka Merah atau Biru?

| Penulis : 

Salah satu tim paling populer di arena cycling, Trek-Segafredo, telah meluncurkan jersey baru mereka untuk musim WorldTour 2019. Dan mereka punya konsep menarik, membedakan warna antara tim laki-laki dan perempuan. Yang satu merah-hitam bergaya klasik, yang satu biru.

Untuk laki-laki, Trek-Segafredo meninggalkan desain merah terang dengan garis-garis tipis (pinstripe), yang begitu populer di musim 2018 ini. Sebagai pengganti, mereka memilih warna blok klasik. Kombinasi merah dan putih dengan hitam di lengan dan bagian samping.

John Degenkolb, sprinter bintang, dipilih jadi model mengenakan jersey baru ini. “Desain retro-nya mengagumkan dan membuat saya tak sabar menghadapi musim baru untuk dimulai,” kata pembalap Jerman itu via press release.

Untuk perempuan, desainnya dibuat lebih soft dengan pilihan warna dominan navy blue. Corak lebih muda berada di bagian perut dan samping, sedangkan lengannya putih.

Mulai 2019, Trek-Segafredo memang terjun di arena WorldTour perempuan. Dan mereka merekrut banyak bintang, salah satunya Lizzie Deignan (sebelum menikah Lizzie Armitstead), juara dunia 2015.

Tahun 2019 juga menandai kembalinya Lizzie Deignan di arena balap setelah melahirkan anak pertama.

Jersey Trek-Segafredo ini dibuat oleh Santini, produsen top asal Italia. “Mendandani tim, mendukung pembalap, baik dalam latihan maupun kompetisi, mendengarkan kebutuhan mereka dan kemudian membuat seragam untuk memenuhinya adalah prioritas bagi Santini. Dan kami bangga kerja sama kami bersama Trek-Segafredo kini ikut meliputi mensuplai seragam untuk tim perempuan,” kata Monica Santini, CEO Santini Cycling Wear.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, khusus untuk latihan, Trek-Segafredo akan menggunakan seragam berwarna kuning neon. Tujuannya untuk mempromosikan keselamatan saat bersepeda. (mainsepeda)

Foto : twitter Trek-Segafredo

 

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?