East Java Journey (EJJ) 2025 seperti mewujudkan impian lama dari cyclist asal Jakarta, Tri Ayu Lestari. Ia berkeinginan untuk mengelilingi Jawa Timur dengan menggunakan kendaraan pribadi. Menikmati keindahan dan potensi wisatanya. Namun, impian tersebut malah terwujud dengan bersepeda. 

"Kalau view-nya juara banget. Sebeneranya ada impian keliling Jawa Timur. Eh, ternyata kesampaian, tapi naik sepeda. Dan itu memorinya lebih oke," kata Dok Ayu. 

Dok Ayu bukan sosok baru di dunia ultra. Ia sudah beberapa kali mengikuti event-event bersepeda jarak jauh di dalam atau luar negeri. Salah satunya ialah event Peninsular Divide di Malaysia pada Oktober 2024 lalu. 

Baca Juga: EJJ 2025 1.500 Km: Gelar Men Pair Milik Azrul Ananda-Joko Sumalis

Membandingkan dengan event-event serupa, Dok Ayu menyebut EJJ 2025 hampir sama dengan event lain dalam urusan elevation gain. Akan tetapi, pembedanya ialah pemilihan rute nanjaknya lebih menyiksa. 

"Bedanya dalam penentuan tanjakan saja. EJJ itu tanjakannya non-stop. Dan di Jawa Timur ini agak lain memang tanjakannya. Tidak bisa dibandul, jadi nanjaknnya pakai power semua," tuturnya. 

Dok Ayu mengaku setiap hari ada cerita berbeda dalam perjalanannya mengeliling Jawa Timur. Mulai dibuat terkesima dengan tanjakannya, keindahan pemandangannya, hingga momen tak terlupakan. Yang paling diingat saat melewati Jalur Lintas Selatan (JLS). 

"JLS saya ngerjainnya malem-malem sendirian, kayak orang gila saya ngomong sendiri," imbuhnya. 

Baca Juga: EJJ 2025 1.500 Km: Juara Women, Patricia Apresiasi Tantangan Rute

Secara umum, Dok Ayu mengaku puas dengan perjalanannya. Ia pun merekomendasikan cyclist lain penyuka ultra untuk menjajal EJJ di tahun mendatang. 

"Harus dicobalah, view-nya oke banget, rutenya menantang banget," tutupnya. 

Pembaca dapat memantau peserta EJJ 2025 dengan mengakses live tracker yang ada di banner website maupun Mainsepeda App. Selain itu, ikuti siaran live di Instagram dan Youtube Mainsepeda. (Mainsepeda)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?