Hendri Setiawan menutup jatah podium EJJ 2025 di kelas Men 39 and Under usai finis di peringkat ketiga. Cyclist yang sering disapa Bondik ini menuntaskan rute 1.500 Km dengan catatan waktu 108 jam 54 menit 38 detik. 

Bondik bukan kali pertama mengikuti event EJJ 1.500 Km. Tahun lalu, ia juga turut berpartisipasi. Namun, cyclist 32 tahun ini hanya finis sebagai peringkat ketujuh di kategori Men 39 and Under. 

Tahun ini, ia mencatatkan peningkatan performa yang signifikan. Bondik tercatat punya rekor waktu lebih baik. Enam jam lebih cepat dari rekor edisi EJJ 2024. 

Baca Juga: Update EJJ 600 Km: Intensitas Ringan, Mayoritas Cyclist Tiba di CP 1

Keberhasilan Bondik finis tiga besar ternyata tidak lepas dari pengaruh Zidan Attala Nouval Hidayat, Juara back to back EJJ 1.500 Km. Sepeda yang ditunggangi Bondik ternyata sepeda milik Zidan.  

"Sudah ya balikan sepedanya, yang punya sepedanya Zidan. Hari ini, saya kesurupan Zidan," ujar Bondik. 

Momen kekocakan antara Zidan dan Bondik saat penyerahan trofi peringkat ketiga. 

Bondik bisa saja mengejar Terry Herianta Tarigan yang finis di posisi kedua. Namun, ia tak berani nanjak ke atas Paltuding Ijen ketika gelap pada Kamis malam, 13 Februari 2025. Padahal saat sampai di Jambu, waktu masih menunjukkan pukul 18.30 WIB. Diperburuk dengan pengalaman mistis yang ia rasakan sebelumnya.

"Saya di Jambu mampir warung, terus ibunya bilang gausah naik. Saya sendirian gak berani, malam jumat lagi. Otak saya kacau karena perjalanan dari Banyuwangi ke Jambu itu ada aroma-aroma seperti itulah," ungkapnya. 

Lebih jauh, rute EJJ 2025 yang paling berkesan bagi Bondik ialah jalur gravel di Glenmore, Banyuwangi. Ia pun berharap EJJ terus digelar setiap tahunnya. 

Baca Juga: Update EJJ 2025 1.500 Km: Chat Istri Dorong Terry Finis Runner Up

"Alhamdulillah, semoga EJJ tahun depan tetap ada," tutupnya. 

Sementara itu, terdapat 10 cyclist yang telah melewati CP 3 di Paltuding Ijen hingga hari kelima, tepatnya pukul 21.30 WIB. Cyclist terakhir yang tiba ialah Ony Trismawanto. Sedangkan, peserta lain memutuskan untuk beristirahat dan melanjutkan ke pendakian Paltuding pada keesokan harinya. 

Pembaca dapat memantau peserta EJJ 2025 dengan mengakses live tracker yang ada di banner website maupun Mainsepeda App. Selain itu, ikuti siaran live di Instagram Mainsepeda. (Mainsepeda)

Populer

Lawan Arus Mudik Mesin, 57 Pesepeda Pulang Kampung Lebaran Bersepeda
Jersey Nggravel Blitar 2026: Memadukan Keindahan Rute dengan Estetika Seni Van Gogh
Kisah LeBron James dan Kecintaannya pada Sepeda
Paris Nice 2026: Hapus Penasaran, Jonas Vingegaard Rengkuh Gelar Perdana
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Isaac del Toro Segel Gelar Juara Umum Tirreno-Adriatico 2026
Nggravel Blitar 2026: Rekomendasi Hotel dan Moda Transportasi
Tips Memperkuat Otot dengan Gym
Tirreno-Adriatico 2026-Etape 3: Tobias Lund Andresen Kalahkan Dominasi Sprinter Kelas Atas
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul