Gelaran Journey To TGX 2024 tinggal menghitung hari. Event bersepeda jarak jauh yang akan menyusuri Surabaya menuju Trenggalek ini akan diselenggarakan pada Sabtu, 14 Desember 2024. 

Segala persiapan akhir pun telah dilakukan oleh penyelenggara. Termasuk menggelar rapat kordinasi dengan pihak pemerintah Kabupaten Trenggalek yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Trenggalek Edy Soepriyanto. 

Rapat kordinasi dipimpin langsung oleh Sekda Trenggalek, Edy Soepriyanto.

"Kami dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendukung penuh diselenggarakannya Journey To TGX 2024," ungkap Edy. 

Baca Juga: Kolom Sehat: MCU

Ratusan cyclist akan mengikuti event yang akan memasuki edisi kedua tahun ini. Rute bersepeda akan melintasi jarak 250-an Km. Tak berbeda jauh dari rute tahun sebelumnya. 

Kali ini perjalananan akan terasa berbeda karena panitia telah memodifikasi lintasan. Terdapat spot-spot baru yang belum pernah dilalui sebelumnya. Salah satunya ialah jalur menuju Ploso dan melewati jalur Dawar Blandong - Kemlagi, yang view-nya perkebunan hutan jati rindang. Jalur variasinya sangat menantang dengan jalanan yang didominasi rolling-an. Pemandangannya pun bagus dan tidak membosankan di sana. 

Pemandangan indah di Jalur Lintas Selatan (JLS) akan tetap jadi penampil utamanya. Namun, panorama menakjubkan itu hanya dapat dinikmati sebelum matahari terbenam. Maka, para peserta harus 'Beat the Sun' untuk menikmati keindahan tersebut. 

Baca Juga: Thomas Pidcock Tinggalkan Ineos Grenadiers, Gabung Tim Kasta Kedua

Di lain pihak, Perwakilan Mainsepeda Donny Rahardian menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab Trenggalek.

"Terima kasih kepada Pemkab Banyuwangi atas dukungannya pada penyelenggaraan Journey To TGX," jelasnya. 

Journey To TGX 2024 akan berakhir di Pasar Pon Trenggalek. Dengan Cut Of Time (COT) lebih panjang, yakni 18 jam. Mulai start di Surabaya pada pukul 05.00 WIB dan berakhir di Trenggalek pukul 23.00 WIB. (Mainsepeda)

Populer

Shimano GRX, Grupset Khusus untuk Gravel Bike
SUB Launching Seri 05AM Warna Putih
Bentang Jawa Lunas
Cannondale Topstone Carbon, Sepeda Gravel Bersuspensi
Cinelli Luncurkan Sepeda Aero Bernama Pressure
Bagaimana Merakit Sepeda Weight Weenie alias Super Ringan
Solo Attack 35 Km, Pogacar Juara Liege-Bastogne-Liege
Bintaro Loop: Trek Menantang dan Fasilitas Lengkap
Tips Bersepeda Aman dan Nyaman dalam Peloton
Kolom Sehat: Mengapa Harus Custom Bike