Pembalap Belgia Maxim van Gils belakangan ramai jadi perbincangan. Penyebabnya ialah sikap membangkang Van Gils yang ingin meninggalkan timnya, Lotto Dstny. Ia memaksa melakukan pemutusan kontrak dan ingin pindah ke tempat lain. 

Harapan Van Gils itu akhirnya diamini oleh pihak Lotto Dstny. Tim balap sepeda asal Belgia itu telah mengkonfirmasi kepergian salah satu bintang terbaiknya tersebut. 

Terlepas aksi kontroversial itu, kedua belah pihak dilaporkan sepakat mengakhiri kontrak sebelum waktunya. Kontrak Van Gils dengan Lotto Dstny sejatinya baru kadaluarsa pada tahun 2026 mendatang. 

Maxim van Gils saat meraih podium ketiga pada balapan La Fleche Wallonne 2024. 

"Maxim datang ke tim kami sebagai talenta muda, dia adalah salah satu contoh hebat dari DNA kami," ungkap CEO Lotto Dstny Stephane Heulot di media sosial tim. 

"Selama beberapa tahun terakhir, kami telah menjalankan misi kami untuk menyediakan rumah bagi para talenta muda di mana mereka dapat tumbuh dan membangun karier. Dan ketika mereka akhirnya melebarkan sayapnya, itu adalah sesuatu yang benar-benar bisa kami banggakan", imbuhnya. 

Baca Juga: Kolom Sehat: Pilkada 2024

Unggahan ini juga disertai pesan dari Van Gils sendiri. 

"Tujuh tahun waktu yang cukup panjang. Saya akan melihat ke belakang pada periode ini dengan senyuman yang besar. Bahkan ketika di tahun mendatang saya sudah berbeda jersey saya akan tidak pernah melupakan rumah kedua saya, yakni Lotto Dstny," tulis Van Gils. 

Keinginan Van Gils untuk pergi dari Lotto Dstny mungkin disebabkan ambisinya yang besar. Seperti diketahui, Lotto Dstny berstatus UCI ProTeams atau klub kasta kedua di dunia. Dan impiannya untuk bergabung dengan UCI WorldTeams.

Dan keinginannya tersebut disambut baik oleh Red Bull-BORA-hansgrohe. Dikabarkan Van Gils dan Red Bull-BORA-hansgrohe telah sepakat bekerja sama. Tinggal pengumuman secara resmi saja. 

Van Gils akan menjadi pembalap kesembilan yang bergabung untuk musim 2025. Sebelumnya, Laurence Pithie, Oier Lazkano, Gianni Moscon, Finn Fisher-Black, Giulio Pellizzari, Jan Tratnik serta saudara kembar, Mick dan Tim Van Dijke. (Mainsepeda)

Foto : @maximvangils

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan