COT Journey to TGX Diperpanjang

| Penulis : 

Panitia akan memperpanjang Cut Of Time (COT) pada event Journey To TGX 2024. Tahun lalu, batasan waktu untuk mencapai titik finis ditetapkan pada pukul 22.00 WIB. Dengan start dari Surabaya pukul 05.00 WIB. Maksimal waktu tempuh adalah 17 jam kala itu. 

Akan tetapi, COT untuk event Journey To TGX 2024 diputuskan akan tutup pada pukul 23.00 WIB. Lebih panjang satu jam dari penyelenggaraan tahun sebelumnya. Untuk waktu start-nya masih sama, yakni pukul 05.00 WIB dari Surabaya. 

"Penambahan waktu COT ini untuk mengakomodir peserta yang lebih variatif," kata Perwakilan Mainsepeda, Donny Rahardian.

Baca Juga: Kolom Sehat: His Name is Also Effort

Seperti diketahui, terobosan dilakukan oleh panitia dengan mengizinkan seluruh jenis sepeda ikut ambil bagian di gelaran Journey To TGX 2024. Pengecualian untuk sepeda dengan tenaga penggerak motor atau eBike. 

Sepeda yang digunakan harus digerakkan tenaga manusia. Sepeda tandem atau fixed gear pun diperbolehkan mengikuti event penutup Mainsepeda ini. 

Tak ada batasan untuk ukuran ban. Semua bisa termasuk folding bike dengan jari-jari ban kecil. Yang menjadi kewajiban ialah seluruh sepeda harus dilengkapi rem dan lampu depan dan belakang. Hal ini dilakukan untuk alasan keamanan. 

Baca Juga: Ramai Latihan ke Gunung Demi Taklukkan Taiwan KOM

Journey To TGX 2024 rencananya akan digelar pada 14 Desember 2024 mendatang. Konsep balap sepeda ultra-cycling dengan jarak tempuh ratusan kilometer dengan kategori unsupported

Pendaftaran event Journey to TGX 2024 masih dibuka. Pendaftaran hanya dapat dilakukan melalui Mainsepeda App. Agar tidak terjadi kesalahan, baca regulasi lengkap di Mainsepeda App saat mendaftar.

Untuk penutupan pendaftaran akan dilakukan pada 2 November 2024. (Mainsepeda)

Populer

Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping
Serius, Bottle Cage Ini Beratnya di Bawah 5 Gram
Slovenia, Negeri Balap Sepeda Tertua yang Terlupakan
Cerita "Pulang Kampung" ke Bromo KOM Setelah 11 Tahun, Kawindra Kini Fokus Ngebel KOM
Factor Rilis Generasi Baru Sepeda O2
Bawa Misi Kemanusiaan, Spartan Indonesia Goes To Paris-Brest-Paris 2023
Adidas Velosamba: Sepatu Gowes yang Kasual Banget