Wout van Aert tampaknya sedang berada dalam mode serius. Tiga etape awal gelaran Vuelta a Espana 2024 tak sekalipun pembalap Belgia ini absen naik podium. Yang terbaru ialah kemenangannya di balapan etape 3 pada Senin, 19 Agustus 2024.  

Van Aert tampil buruk sepanjang penyelenggaran Tour de France 2024. Gagal bersaing di klasemen general classification (GC) dan hanya duduk di posisi ke-52. Begitu pula dalam perebutan klasemen points, ia kalah bersinar dari Biniam Girmay.

Ketika ia memutuskan mengikuti Vuelta, Van Aert pun awalnya diprediksi hanya akan menjadi pendukung bagi Sepp Kuss. Rekan setim di Visma Lease a Bike yang berstatus juara bertahan Vuelta musim lalu. Tapi secara mengejutkan, Van Aert menunjukkan determinasi yang berbeda. Pembalap 29 tahun ini tampil kompetitif sejak awal dan akhirnya meraih kemenangan pertamanya di Castelo Branco. 

Pada 1,5 Km terakhir, Van Aert mencoba bertahan di peloton terdepan. Pembalap Lotto Dstny Victor Campenaerts yang sempat melancarkan inisiatif serangan lebih dahulu. Tapi keunggulannya tak berlangsung lama. Ia kembali tertangkap peloton 500 meter kemudian. 

Baca Juga: Tour de France Femmes 2024: Drama Sepersekian Detik di Puncak Alpe d'Huez

Tensi semakin meninggi di 300 meter sebelum finis. Adu sprint pun terjadi. Kaden Groves terlihat menjadi pembalap terdepan. Tapi Van Aert terus menempel laju Groves sembari menunggu momentum. Ia lantas melakukan akselerasi kejutan dan berhasil mendahului pembalap Alpecin-Deceuninck itu. Kemenangan pun di tangan Van Aert. Hasil ini membalas kekalahan Van Aert dari Groves pada etape sebelumnya. Sedangkan, peringkat ketiga dimiliki oleh pembalap Euskaltel-Euskadi, Jon Aberasturi.

"Ini hasil dari kesabaran. Rencana saya menggunakan tenaga saya dan melancarkan serangan sejak awal. Dan itu mengejutkan (Groves)," ungkap Van Aert. 

Hasil ini membuat Van Aert semakin kokoh di puncak klasemen sementara GC. Ia memperlebar jarak dari Brandon McNulty menjadi 13 detik berkat tambahan bonus waktu 10 detik. Hadiah tambahan bagi pemenang balapan. 

Etape selanjutnya akan menjadi tantangan bagi Van Aert mempertahankan posisi puncak GC. Pasalnya rute yang dimulai di Plasencia akan melewati sejumlah segmen pendakian. Puncaknya ialah finis di ketinggian Pico Villuercas yang merupakan tanjakan kategori 1. Pembalap-pembalap climber seperti Primoz Roglic, Joao Almeida, dan Enric Mas akan berpotensi menjadi juara. (Mainsepeda)  

Results powered by FirstCycling.com


 

Populer

Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping
Tour de France 2026-Etape 15: Evenepoel Taklukkan Pogacar di Plateau de Solaison
Jonas Vingegaard Out dari Tour de France 2026 karena Patah Tulang Selangka
Sambut KAI Ngebel KOM 2026, Pemkot Madiun Siap Berikan Dukungan Lintas Sektor
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Tour de France 2026-Etape 14: Pogacar Melesat, Vingegaard Tertinggal 4 Menit
Komunitas yang Merangkul Semua Klub Sepeda