Bentang Jawa 2024: Mufti dan John Lengkapi Top Five

| Penulis : 

Mufti Fadilah Salma dan John Boemihardjo melengkapi posisi lima besar Bentang Jawa 2024. Keduanya finis di Banyuwangi pada Kamis sore, 15 Agustus 2024.

Mufti tiba di titik finis lebih dahulu. Tepatnya pukul 14.30 WIB. Cyclist asal Bandung itu, menyelesaikan tantangan rute 1.500 Km dengan catatan waktu 105 jam. Sedangkan, John tiba 20 menit setelahnya.

Bagi Mufti, Bentang Jawa 2024 merupakan event ultra-cycling pertamanya. Ia mengaku banyak pengalaman yang didapat. Khususnya persiapan yang harus lebih matang lagi. 

"Ternyata ultra harus banyak persiapannya. Kuncinya tidurnya sedikit. Saya selalu tidur 3-4 jam setiap malemnya. Kalau sudah jam 9 malam sudah ngantuk," kata Mufti. 

Baca Juga: Yusuf Berkibar di Bentang Jawa 2024 Finish dengan Waktu Tercepat

Sementara itu, John akhirnya mengunci posisi kelima. Di awal balapan, CEO dan Co-Founder Wdnsdy Bike itu sebenarnya konsisten di peringkat keempat. Namun, masalah kesehatan membuatnya melambat. 

JB, sapaan John, mengalami masalah di perut karena salah makan. Saat itu ia sudah memasuki wilayah Jawa Tengah. Saking parahnya ia sampai demam. Mau tak mau, ia akhirnya memilih istirahat cukup lama dan akhirnya terkejar oleh Mufti. 

"Sudah mikir masak DNF (Did Not Finish). Saya coba paksa sampai ke Pacitan. Malah tambah parah. Akhirnya saya putuskan istirahat sampai sebangunnya. Saya tidur tujuh jam," kata John. 

Akibat masalah kesehatan ini, cyclist 45 tahun itu gagal memperbaiki rekornya di balapan ultra. Di East Java Journey (EJJ) 2024, John mampu menyelesaikan rute sejauh 1.500 Km dengan waktu 101 jam 10 menit 9 detik. 4 jam lebih cepat daripada rekornya di Bentang Jawa.

John menggunakan sepeda besutannya sendiri, Wdnsdy Journey KS. Dalam perjalanannya kali ini, Ia tidak mengalami banyak masalah berarti pada tunggangannya. Sedangkan, Mufti juga memakai produk Wdnsdy Bike tipe AJ1 Rim. (Mainsepeda)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?