Tour de Banyuwangi Ijen 2024 akan kembali digelar pada 22-25 Juli 2024. Gelaran ini merupakan event balap sepeda kelas dunia yang sudah masuk kalender UCI. Tour de Banyuwangi Ijen masuk klasifikasi balapan 2.2 UCI. 

Event yang telah memasuki edisi ke-9 ini kembali digelar usai empat tahun tak terlaksana karena pandemi COVID-19. Terakhir event ini digelar pada tahun 2019 yang dijuarai oleh cyclist Australia, Robbie Hucker. 

Terdapat 20 tim yang akan meramaikan penyelenggaraan Tour de Banyuwangi Ijen 2024. 16 tim berstatus UCI Continental teams yang berasal dari berbagai negara seperti Indonesia, Jepang, Filipina, Australia, Malaysia, Mongolia, Thailand, Korea Selatan, hingga belanda. 

Indonesia sendiri mengirimkan enam tim berbeda yang didominasi atlet nasional. Dua tim berlabel UCI Continental yang diwakili KGB Racing Team dan Nusantara Cycling Team. Selain itu, ada Tim Nasional (Timnas) Balap Sepeda Indonesia dan tim lokal Banyuwangi Road Cycling Club (BRCC) juga akan ikut ambil bagian dalam ajang ini.

Baca Juga: Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari

"20 tim dari 14 tim luar negeri dan 6 tim dari Indonesia. Ajang balapan ini meliputi sembilan negara berbeda termasuk dari Jepang, Korea, Australia dan Belanda," kata Event Director, M Alvin Kurniawan.

Tour de Banyuwangi Ijen 2024 akan terdiri dari empat etape. Yakni rute Karangdoro - Pemkab Banyuwangi, etape Alas Purwo - Pemkab Banyuwangi, Dusun Kakao - Pemda Banyuwangi, dan Pantai Boom - Paltuding. Total jarak rutenya mencapai 632 Km.

Lebih lanjut, Alvin menjelaskan persiapan penyelenggaraan Tour de Banyuwangi Ijen saat ini telah memasuki tahap akhir. Panitia fokus mempersiapkan hal-hal yang lebih teknis. 

"Persiapan Tour de Ijen sekarang menginjak ke arah teknis. Kita menyiapkan hal-hal untuk kegiatan perlengkapan dan peralatan lomba. Kemudian kita juga apa memfasilitasi kesulitan tim ketika untuk datang ke Banyuwangi," imbuhnya Alvin. (Mainsepeda)

Populer

Lawan Arus Mudik Mesin, 57 Pesepeda Pulang Kampung Lebaran Bersepeda
Jersey Nggravel Blitar 2026: Memadukan Keindahan Rute dengan Estetika Seni Van Gogh
Kisah LeBron James dan Kecintaannya pada Sepeda
Paris Nice 2026: Hapus Penasaran, Jonas Vingegaard Rengkuh Gelar Perdana
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Isaac del Toro Segel Gelar Juara Umum Tirreno-Adriatico 2026
Tips Memperkuat Otot dengan Gym
Tirreno-Adriatico 2026-Etape 3: Tobias Lund Andresen Kalahkan Dominasi Sprinter Kelas Atas
Nggravel Blitar 2026: Rekomendasi Hotel dan Moda Transportasi
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul