Antangin Bromo KOM X bakal dimulai lebih pagi dari normal. Untuk mengantisipasi cuaca panas ekstrem, panitia memutuskan untuk memajukan jadwal start dari Polda Jawa Timur menjadi pukul 05.30 WIB. Dengan demikian, peserta bisa lebih pagi sampai Pasuruan, lebih pagi pula dalam memulai KOM Start di kawasan Pasrepan.

"Cuaca panas ekstrem dan kelembapan sangat tinggi belakangan ini membuat kami harus mengubah jadwal start. Kita akan memulai event 30 menit lebih cepat. Kami berterima kasih kepada Bapak Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto atas dukungan dan koordinasinya. Ini demi kenyamanan dan keselamatan peserta,” ucap Azrul Ananda, founder Mainsepeda dan penggagas Bromo KOM.

Azrul menambahkan, tim Mainsepeda terus memantau rute dan cuaca menuju Hari H. Teman-teman komunitas sepeda, khususnya dari Azrul Ananda School of Suffering (AA SoS), juga terus memberikan update dan masukan tentang cuaca. Apalagi kawasan Asia Tenggara memang sedang dilanda heat wave.

"Saat berlatih akhir pekan lalu, suhu udara bisa mendekati 40 derajat Celcius sebelum pukul 09.00 pagi. Kelembapan juga sangat tinggi. Karena itu keputusan memajukan start harus kami buat. Selain itu, kami juga menyiapkan tambahan support medis di sepanjang rute", lanjut Azrul, yang sudah menyelenggarakan event ke Bromo ini sejak 2014.

Memajukan jadwal itu juga memberi kabar baik untuk para pejuang cut off time (COT), alias mereka yang harus berjuang untuk menuntaskan rute sebelum batas waktu. "Karena batas waktu atau COT tidak berubah. Kami akan tetapkan COT pukul 13.30 di Wonokitri, Bromo", tambahnya.

Rute Bromo KOM X sendiri totalnya akan menempuh 95 km. Start dari Polda Jatim, peloton berisikan 1.500 peserta akan gowes bersama di belakang para road captain sejauh 55 km, menuju GOR Untung Suropati Pasuruan.

Di sana, peserta langsung parkir di tempat sesuai kategori masing-masing. Mereka mendapatkan waktu sekitar 30 menit untuk refreshing dan mengecek dan menyiapkan kebutuhan race.

Dari sana, peloton dibagi dua. Kelompok Men dan Women Elite, plus seluruh perempuan kelompok umur dan Men usia 60+, akan berangkat duluan menuju KOM Start di kawasan Pasrepan. Baru di lokasi KOM Start, bendera race dikibarkan dan peserta dilepas untuk berlomba menuju finish di Wonokitri.

Kelompok kedua dan terbesar, berisikan hampir seluruh kelompok umur Men (minus 60+), berangkat dari GOR Untung Suropati sekitar 10 menit kemudian.

Jarak dari Pasrepan ke Wonokitri ini sekitar 25 km (segmen KOM sekitar 24 km). Inilah segmen lombanya, terus jalan miring menuju finish. Ada beberapa water station disiapkan panitia, bisa jadi opsi bagi peserta untuk berhenti dan mengisi suplai. Yang utama di kawasan Puspo (km 78) dan Baledono (km 90).

Sekali lagi, Azrul mengingatkan pentingnya disiplin asupan. Apalagi di bawah cuaca panas seperti sekarang. "Disiplin minum, tapi jangan berlebihan. Disiplin makan, tapi jangan kebanyakan", pungkasnya. (mainsepeda)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?