Kandidat juara Volta a Catalunya 2024 Tadej Pogacar (UAE Team Emirates) mulai menjawab keraguan banyak pihak. Cyclist Slovenia ini mendominasi etape kedua hingga meraih kemenangan, Selasa, 19 Maret 2024.

Pogacar kembali memamerkan kemampuannya di jalur tanjakan. Apalagi etape kedua Volta Catalunya tersebut diakhiri dengan mountain finish di puncak gunung Vallter 2000 yang memiliki tanjakan sepanjang 11,4 Km dengan elevasi rata-rata 7,5 %. Tanjakan ini merupakan salah satu Hors Categorie di ajang Volta a Catalunya. 

Pogacar mulai melakukan breakaway alias meninggalkan peloton jelang 6,5 km sebelum garis finis. Beberapa kali sejumlah pembalap berusaha mengejarnya namun tak satupun yang berhasil. Pembalap 25 tahun itu pun tak terkejar hingga melintasi garis finis seorang diri. 

Pogacar membawa bekal pisang dalam balapan Volta a Catalunya 2024.

Aksi impresif Pogacar membuat dia mencatatkan waktu 4 jam 52 menit 37 detik. Unggul jauh dari pesaing terdekatnya Mikel Landa (Soudal Quick-Step) dengan perbedaan 1 menit 23 detik. Sementara podium terakhir diisi pembalap Bora-Hansgrohe Aleksandr Vlasov. 

"Kondisi sangat berat. Ini adalah pendakian yang sulit dan anda bisa merasakan tanjakannya, tapi saya senang bisa menang," ungkap Pogacar. 

Baca Juga: Volta a Catalunya 2024 Etape 1: Nick Schultz Sukses Taklukkan Tadej Pogacar

Cuaca musim semi di Belgia memang sulit terprediksi. Balapan dimulai dengan cuaca cerah, tapi tak berselang lama kemudian hujan turun. Tentu kondisi semakin sulit karena suhu cukup dingin dan pandangan para pembalap relatif terbatas.

"Kami memulai dengan cuaca yang bagus seperti musim panas dan kami melihat awan. Saya pikir kami dapat menyelesaikan balapan tanpa hujan, tapi sialnya hujan turun di pendakian kedua," imbuhnya. 

Peleton melalui tepi pantai Catalunya di awal balapan Volta a Catalunya 2024.

Pemenang etape 1 Nick Schultz (Israel-Premier Tech) gagal memberi perlawanan bagi Pogacar. Ia harus puas tercecer di posisi ke-42, tertinggal 3 menit 25 detik dari sang pemuncak klasemen umum. Padahal sebelumnya, cyclist Australia ini pernah tampil mengejutkan dengan menaklukkan Pogacar di Sant de Feliu de Guixols.

Dengan kemenangan ini, Pogacar merebut semua pimpinan kategori balapan. Juara dua kali Tour de France ini meraih kaos kuning dari Schultz usai memimpin klasemen General Clasification (GC). Ia juga lagi-lagi menggeser Schultz di klasemen poin serta berhak mendapatkan kaos polkadot karena penampilan impresif di tanjakan. 

Etape ketiga akan lebih menantang. Rute dari Sant Joan de les Abadesses ke Port Aine akan berjarak 177 Km. Namun, tantangan utamanya ialah melewati tiga tanjakan yang mana dua di antaranya adalah Hors catagories. Kali ini Pogacar kembali digadang-gadang keluar sebagai pemenangnya. (Mainsepeda)

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam