Sudah empat tahun ini komunitas sepeda asal Surabaya Bikeberry konsisten menggelar acara charity yang diberi nama "Kurir Kebikean". Kegiatan ini adalah bersepeda keliling kota sembari membagikan sembako di bulan Ramadan.

"Awalnya kami bagi-bagi makanan waktu pandemi. Itu pas 2021. Terus sejak 2022 diubah dengan berbagi sembako karena dirasa lebih dibutuhkan. Jadi ini sudah masuk tahun keempat," kata Humas Bikeberry, Nashrullah Fahmi. 

Dulu awalnya sembako yang dibagikan berasal dari donasi para member Bikeberry. Tapi kini mereka juga terbuka ke semua masyarakat untuk ikut berdonasi.

Donasi dibuka dengan cara Bikeberry menjual paket sembako yang akan dibagikan ke masyarakat. Harga paketnya Rp 35 ribu. Paket tersebut berisi berbagai macam kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, teh, kopi, susu, dan mi instan. 

Kegiatan ini pun menarik atensi masyarakat. Di pekan pertama puasa saja, Fahmi mengaku sebanyak 380-400 paket sembako telah terjual. Padahal target yang dicanangkan selama Ramadan ini adalah 500-600 paket. 

Tingginya animo masyarakat ini membuat Bikeberry akhirnya mengajak komunitas sepeda lain di Surabaya untuk bergabung. Antara lain Spedox Surabaya, Women Cycling COmmunity (WCC) Surabaya, dan Troy Surabaya. 

Paket tersebut dibagikan tiap akhir pekan sembari gowes. "Karena paketnya makin banyak, kami ngajak kolaborasi komunitas lain," ujar Fahmi. 

Fahmi mengakui tahun isi dari paket sembako yang dibagikan tak sebanyak tahun lalu. Ini terjadi karena harga sembako pada Ramadan kali ini naik gila-gilaan.

"Agak sedih karena ada penurunan jumlah isi sembako karena semua harga naik. Kalau nilai sembakonya dinaikan takutnya donatur keberatan dan paket sembako yang akan kita bagikan jadi terlalu sedikit. Yang penting niatnya tidak berkurang," jelasnya.

Bikeberry sendiri saat ini telah berusia 15 tahun. Uniknya, komunitas ini terbentuk dari grup pengguna telepon genggam merek Blackberry yang sempat booming sebelum hadirnya smartphone berbasis Android.(Mainsepeda)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?