Handika berhasil menuntaskan East Java Journey (EJJ) 2024 kategori 1.500 Km, Kamis, 29 Februari 2024. Pemegang rekor nasional Paris-Brest-Paris itu tiba di Surabaya Town Square (Sutos), Kamis, 29 Februari 2024. 

Handika tiba pukul 22.13. Jika dihitung sejak start pada Senin, 26 Februari 2024, cyclist asal Jakarta itu menuntaskan perlombaan hanya 89 jam. Bisa lebih cepat jika ia tidak nyasar di Banyuwangi. Pun bisa lebih cepat lagi jika tas tak bermasalah sampai tracker-nya hilang di kawasan Bendungan Semantuk.

Meskipun begitu, Handika sampai dengan full senyum. Perjalanan empat hari itu ia ceritakan dengan berapi-api kepada para fans yang menunggunya di garis finish. 

Baca Juga: Cerita EJJ 2024 1500: Banyak Terbantu, Dzaki Apresiasi Keramahan Warga Jawa Timur

"Seru-seru, rutenya gokil. Dari CP 2 menuju CP 3 ekstrem. Gravel semua. Sadis," tutur Handika. 

Bukannya kapok, Handika malah ketagihan. Ia bahkan mendorong teman-teman ultra cycling untuk aktif berkompetisi. "Tahun 2025 harus ikut lagi East Java Journey,” tegasnya. 

Handika tentunya mengapresiasi konsep EJJ 2024. Harus race. Sehingga para pegiat ultra tak hanya bersepeda santai. Perlu ada gengsinya. "Harusnya begini, memacu teman-teman ultra agar lebih serius," lanjutnya. 

Sementara itu, Trihadi Siswanto (Tombro) meluncur mulus ke Surabaya. Sampai pukul 23.00, ia berada di Km 1480. Sedangkan Bambang "Bembenx" Anggoro Jati masih belum melintasi Tuban. Ia berada di Km 1350.

Baca Juga: No. 1 Finis East Java Journey 2024 Kategori 1.500 Km, Zidan Juara Men 39 and Under

Kelompok tengah dan terakhir mulai bergurguran. Beberapa ada yang memilih tak menyelesaikan perlombaan. Pun ada juga yang kondisi tubuhnya tidak mungkin melanjutkan race. 

Kelompok terakhir dari EJJ 2024 kategori 1.500 Km masih bergerak menuju CP 2. Di antaranya adalah Medyanus Pata dan Ahmad Idris. Mereka harus sampai di CP 2 sebelum  Kamis, 29 Februari pukul 23.59 WIB.

Untuk memantau persaingan dan posisi peserta di kategori 1.500 Km, pembaca bisa mengakses live tracker yang ada di banner website maupun aplikasi Mainsepeda. EJJ 2024 bisa Anda pantau real time. (Mainsepeda)

Populer

12 Tahun Bromo KOM, Tetap Melahirkan Debutan yang Penasaran Menaklukkan Wonokitri
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
Hiyaaaaa, Sudah Muncul Pinarello Dogma F12
Terbang dari Australia Demi Bromo KOM, Sepeda Cyclist Ini Malah Tertinggal Saat Transit di Singapura
Anniversary Bangers Berkado Jersey Baru
Kuat Berkat Indoor Training
Ada Campagnolo Super Record 12-Speed EPS di Tour Down Under
Benarkah Ban 25 Mm Lebih Cepat dari 23 Mm?
Tetap Bergunung-Gunung di Vuelta a Espana 2019