Zidan Attala Nouval Hidayat memimpin race keseluruan dalam East Java Journey (EJJ) 2024 Kategori 1.500 Km. Sampai pukul 13.00 WIB, ia ngebut menuju Lamongan. Tepat berada di kilometer 1.430. 

Untuk meraih podium pertama, butuh 70 Km lagi baginya sampai di garis finish, Surabaya Town Square (Sutos). Sementara Handika masih di kilometer 1.320. Setelah insiden tasnya bermasalah dan tracker-nya hilang di kawasan Bendungan Semantuk pagi tadi. 

Diprediksi, Zidan akan menjadi juara untuk kategori Men 39 and Under. Sekaligus menjadi peserta pertama yang finis pertama dari semua klasemen di kategori 1.500 Km. Ia diperkirakan tiba pukul 15.00 WIB dengan kecepatan saat ini. 

Baca Juga: 1500 EJJ 2024 Update – Hour 64: Handika Targetkan Finis Besok Pagi, Zidan Terus Menempel

Sementara itu, Handika, yang bersaing di klasemen 40 and Up, masih bergerak menuju Lamongan. Saat ini ia sampai di Km 1.320. Dia sudah mendapatkan tracker baru dari tim Mainsepeda pada pukul 10.17 tadi.

Di posisi ketiga dari keseluruhan race ada Trihadi Siswanto (Tombro), yang bersaing di Men 39 and Under. Hadi Tombro, sapaan akrabnya, saat ini berada di Dander, Bojonegoro. 

M. Dzaki Wardana, yang awalnya berkompetisi ketat, dengan ketiga cyclist teratas tersebut saat ini sedang beristirahat di daerah Trenggalek. Ia sempat mengeluhkan detak jantung rendah. Setelah mendapatkan perawatan dari tim medis, ia memutuskan istirahat dulu. 

Baca Juga: 1500 EJJ 2024 Update – Hour 76: Tracker Handika Hilang karena Masalah Tas, Zidan Menyalip

”Saya harus mengukur kemampuan badan saya, saya harus istirahat, besok pagi akan lanjut lagi. Yang masih gowes tetap stay safe,” kata Dzaki.

Dzaki hingga saat ini berada di belakang Bambang "Bembenx" Anggoro Jati, Terry Herianta Tarigan, John Boemihardjo, dan Ismail Saputra. 

Kelompok terakhir dari EJJ 2024 kategori 1.500 Km masih bergerak menuju CP 2. Di antaranya adalah Arbelly Noor, Budi Suyanto, Teguh Wahyudi, Koh Hay, dan Muslik Arman Aditya. Mereka harus sampai sebelum Kamis, 29 Februari pukul 23.59. 

Untuk memantau persaingan dan posisi peserta di kategori 1.500 Km, pembaca bisa mengakses live tracker yang ada di banner website maupun aplikasi Mainsepeda. EJJ 2024 bisa Anda pantau real time. (Mainsepeda)

Populer

In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
12 Tahun Bromo KOM, Tetap Melahirkan Debutan yang Penasaran Menaklukkan Wonokitri
Bromo KOM 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Alur Pengambilan Race Pack
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Terbang dari Australia Demi Bromo KOM, Sepeda Cyclist Ini Malah Tertinggal Saat Transit di Singapura
Ewakobro, ”Rumah” Megah Pecinta Brompton Makassar
Paris-Roubaix 2025, Ring Pertarungan Termegah Pogi Vs Van der Poel
Cavendish Menang, Van der Poel Bawa Maglia Rosa ke Italia
Misi "Unfinished Business" Simon Yates di Giro d'Italia
Cukur Bulu Kaki Anda (dan Mengapa Itu Bermanfaat)