Kolom Sehat: Sportswashing

| Penulis : 

Apa itu itu Sportswashing? Apakah mencuci sepeda, mobil, atau baju sudah menjadi salah satu cabang olahraga?

Bukan pembaca.

Sportswashing adalah suatu tindakan yang dilakukan suatu negara untuk memperbaiki citra negara tersebut dengan memakai bidang olahraga. Istilah ini akhir-akhir ini berkembang dan menjadi luas. Sehingga akhirnya subyek yang melakukannya tidak hanya negara, tapi bisa individu atau organisasi. Sekali lagi ini identik dengan memperbaiki sebuah citra buruk subyek tersebut.

Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit mengulas sportswashing di dunia sepeda. Singkatnya secara real sportswashing  yang ketara dilakukan di dunia sepeda. Terjadi pada tim WorldTour. Ada pada 4 tim, yaitu Astana dari Kazakhstan, Bahrain Victorious, Jayco Alula (Australia), dan UAE Team Emirates .

Apa yang membuat olahraga sepeda cocok untuk sportswashing. Ada beberapa faktor yang membuat olahraga ini menjadi olahraga yang efektif untuk memperbaiki citra suatu negara, antara lain yaitu:

1. Cenderung lebih murah

Yang dimaksud lebih murah di sini adalah lebih murah dibandingkan dengan beberapa olahraga lain. Saya ambil contoh olahraga sepak bola ataupun basket. Gaji satu pemain seperti Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi mungkin bisa membiayai sebuah tim sepeda secara penuh. Sebab karena gaji pesepeda tidak setinggi gaji pemain bola, ataupun basket. 

2. Penulisan nama tim 

Sudah umum kalau pemilik klub-klub besar sepak bola itu tidak melulu warga atau organisasi lokal, di mana liga sepak bola itu berlangsung. Misalnya Newcastle United. Walaupun dipunyai oleh perusahaan Saudi, namanya tetap Newcastle United.

Sedangkan di tim sepeda, pihak sponsor bisa mengganti nama tim sesuai dengan keinginannya. Sehingga maksud mempromosikan negaranya bisa lebih terlihat. Misalnya UAE Team Emirates, timnya pogacar. Dari sini kita bisa tahu bawa tim ini milik UAE. Sebagian yang belum tahu bisa aware akan negara UAE ketika melihat tim ini berlomba di ajang bergengsi. 

3. Sejalan dengan kebijaksanaan UCI

Union Cycliste Internationale atau UCI sebagai wadah olahraga sepeda dunia mempunyai misi memperkenalkan sepeda ke banyak negara negara lain. Terutama di negara yang sepeda bukan menjadi olahraga utamanya. Seperti di UAE, di mana negara ini nanti akan sangat gencar membangun fasilitas bersepeda. Mereka juga menjadi tuan rumah kejuaraan dunia beberapa nomor olahraga sepeda. 

4. Bagus untuk ekonomi

Negara-negara Timur Tengah dulunya sangat bergantung pendapatannya pada penjualan bahan bakar fosil (minyak dan gas bumi). Dengan olahraga sepeda ini membuat nama negara-negara di Timur Tengah menjadi lebih akrab di mata pecinta olahraga sepeda. Sehingga akhirnya di masa mendatang pecinta sepeda akan merasa terundang untuk menjadi wisatawan di negara-negara Timur Tengah itu.

Menurut saya olahraga sepeda memang sangat menarik dan unik. Mempunyai fans yang loyal. Sehingga beberapa negara tertarik menggunakan olahraga ini untuk memperbaiki citra negara mereka.

Kiranya usaha mereka untuk memperbaiki citra juga disertai sumbangsih yang cukup besar pada industri sepeda ini sendiri, agar olahraga ini bisa lebih erat membaur di tengah masyarakat. Sekian.(Johnny Ray)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?