Di tengah kabar kondisi kurang baik, produsen grupset Italia Campagnolo masih berupaya merilis produk baru. Kali ini Campagnolo Ekar GT 13-speed, grupset single chainring terbaru untuk gravel.

Kali ini, "Campy" berusaha membuat grupset ini lebih mudah diakses untuk pasar seluas mungkin. Baik dalam hal spesifikasi maupun harga.

Foto foto :  Campagnolo

Dalam hal spesifikasi, Campy memberi tiga opsi gir belakang. Untuk "newcomer" alias pemula, ada pilihan sproket 10-48. Untuk "expert" alias yang sudah lebih berpengalaman, ada pilihan 10-44. Sedangkan untuk "pro" alias yang punya kaki superkuat, ada opsi 9-36 yang jarak antara giginya rapat-rapat.

Semua memakai rear derailleur (RD) yang sama. Hanya beda pada pilihan sproket.


Foto foto :  Campagnolo

Bentuk shifter juga dibuat lebih ramah dan nyaman untuk berbagai kalangan. Ada reach adjustment pada tuas rem untuk membantu cyclist dengan beragam ukuran tangan dan jari.

Kemudian, untuk menurunkan ongkos dan memperluas jangkauan pasar, Campy tidak lagi menggunakan bahan karbon pada crankset Ekar GT ini. Mereka mengganti memakai bahan aluminium (ala Shimano).


Foto foto :  Campagnolo

Tentu saja, untuk memakai Ekar ini, kita harus memakai wheelset dengan freehub yang sesuai untuk Campy 13-speed. Agar matching, mereka merilis pula Zonda GT, wheelset yang didesain untuk kebutuhan gravel dan mudah dipadupadankan dengan Ekar GT. (mainsepeda)

Populer

Tour de France 2026-Etape 15: Evenepoel Taklukkan Pogacar di Plateau de Solaison
Jonas Vingegaard Out dari Tour de France 2026 karena Patah Tulang Selangka
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Sambut KAI Ngebel KOM 2026, Pemkot Madiun Siap Berikan Dukungan Lintas Sektor
Tanjakan Menuju Telaga Ngebel Ramah Tapi Unik, Peserta KAI Ngebel KOM Jangan Khawatir!
Misi Kejutkan Tim Balap Jawa
Tour de France 2026-Etape 14: Pogacar Melesat, Vingegaard Tertinggal 4 Menit
Pogacar Berpeluang Tampil di Vuelta a España, Pangeran Albert Ungkap Niatnya
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel