Ekoi PW8: Sistem Pedal Baru Menuju WorldTour?

| Penulis : 

Sistem pedal apa yang Anda gunakan? Look? Shimano? Wahoo Speedplay? Atau mungkin masih punya pedal Time? Apa pun itu, mungkin kita harus siap-siap melihat satu lagi pilihan. Dari produsen aksesori sepeda asal Prancis, Ekoi.

Dalam beberapa bulan terakhir, Ekoi telah menguji serius sistem pedal barunya menggunakan dua tim profesional. Yaitu tim UCI ProTeam Burgos BH asal Spanyol dan tim Continental Nice Metropole Cote d'Azur dari Prancis.

Ekoi menyebut pedal ini dengan sebutan PW8. Angka "8" punya makna khusus. Satu, stack height (selisih tinggi) antara dasar sepatu dan sumbu axle pedal hanya 8 mm. Lebih rendah dari Shimano SPD-SL (16 mm) dan Look Keo Blade baru (14,8 mm). Hampir setara dengan Speedplay Zero (8,5 mm). Secara teori, semakin rendah stack height, semakin efisien transfer tenaga dari kaki ke pedal.

Kedua, Ekoi juga mengklaim pedalnya membantu efisiensi kita hingga 8 watt. Walau tidak dijelaskan secara detail, bagaimana mendapatkan angka itu.

Secara bentuk sendiri yang terlihat di foto-foto media sosial hanyalah bentuk pedalnya. Dan itu tampak cukup "besar". Apalagi kalau dibandingkan dengan Look, Shimano, apalagi Speedplay. Belum terlihat seperti apa bentuk perangkat yang menempel di dasar sepatu.

Kabarnya, Ekoi membuat sistem ini secara "eksklusif". Maksudnya, pedal ini tidak kompatibel dengan bentuk sepatu sepeda road umum. Tidak bisa menggunakan konfigurasi three-bolt (tiga lubang baut) seperti sekarang. Bagi Ekoi ini mungkin bukan masalah, karena mereka juga dikenal memproduksi berbagai sepatu sepeda high performance.

Mungkin, mereka akan memproduksi sepatu khusus untuk PW8.

Mungkin, mereka akan membuat adaptor supaya sepatu konvensional bisa menggunakan PW8.

Kita mungkin harus menunggu beberapa waktu lagi untuk mengetahui lebih banyak detailnya. Informasi dari Ekoi masih minimal. "Ekoi akan meluncurkan pedal baru PW8 di musim gugur nanti (menjelang akhir tahun, Red).

Kabarnya, Ekoi telah mengeluarkan biaya 2 juta Euro untuk pengembangan pedal ini. Untuk industri sepeda, di bidang yang sangat sulit untuk ditembus, ini lumayan serius. (mainsepeda)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Kesalahan Cyclist Pemula: Duduk Mengangkang, Celana Dalam, atau...