Dua penggemar sepeda di Jakarta ini, @ronkelv, punya project unik. Mereka bersama membangun sebuah sepeda weight weenie menggunakan fondasi frameset Wdnsdy AJ62. Hasilnya? Lihat saja di foto, bobot totalnya hanya 5,62 kilogram. Itu pun dengan bidon kosong terpasang di bottle cage!

Pilihan seri AJ62 sebenarnya sempat bikin heran. Karena frame tersebut merupakan opsi lebih affordable dari barisan performance bike yang dimiliki Wdnsdy Bike. Dirancang untuk orang Asia/Indonesia, hanya tersedia tiga ukuran terkecil, 45, 46.5, dan 50. Juga menggunakan bahan Toray 800, bahan high modulus tapi bukan paling high end (banyak merek papan atas dunia menggunakan spek karbon lebih rendah untuk opsi affordable-nya).

Meski demikian, AJ62 ini telah menorehkan entah berapa banyak podium di berbagai event. Salah satu puncak prestasinya diraih bersama M. Ridwan, yang meraih juara kategori paling bergengsi, Men Elite, di Bromo KOM 2020.

Wdnsdy AJ62 Naked di depan Sesio Coffee PIK, di cafe ini ada mini showroom Wdnsdy Bike.

Namun, setelah mengoleksi puluhan sepeda high end, @ronkelv merasa bahwa AJ62 mumpuni untuk dijadikan sepeda weight weenie. Frame yang dipilih adalah raw carbon alias tanpa cat, dipadu dengan logo matte chrome. Pantas bila rakitan khusus ini diberi nama "Wdnsdy AJ62 Naked".

Pilihan grupset tentu sangat krusial. Seperti kebanyakan pemburu weight weenie kelas dunia, dipilihkan SRAM Red mekanikal 10-speed. Ya, 10-speed. Dan itu sangat umum. Baru-baru ini, Fairwheel Bikes dari Amerika baru saja membuat sebuah sepeda ringan dengan grupset ini, dan itu tampil di kanal GCNdi YouTube.

Agar lebih optimal, grupset itu dipadu dengan rem KCNC CB-1 dan rantai juga dari KCNC. Untuk handlebar dan stem, dipilihlah tipe integrated, ukuran 90 mm dan 40 cm, buatan Calfee Design yang bermarkas di California. Untuk menghemat beberapa gram lagi, pilihan headset jatuh pada merek Cane Creek.

Komponen unik lain adalah kombinasi seatpost dan sadel karbon yang integrated. Alias jadi satu, tidak bisa dilepas dan dipisah. Kombinasi ringan ini adalah Brek Lukna.

Nah, merek spesialis ringan asal Jerman, AX Lightness, dipercaya untuk komponen bottle cage dan --yang sangat krusial-- wheelset. Roda itu tipe tubular dengan profil cukup lebar, 45 mm. Memakai hub Tune Mag yang ringan (dan nyaring), plus ban Continental Competition 25 mm.

Pedal ringan Xpedo Thrust melengkapi build ini.

Ke depan, mereka masih ingin membuat AJ62 Naked ini lebih ringan lagi. Dan itu masih sangat mungkin dilakukan! Bukan hanya itu @ronkelv juga tertantang untuk membuat sepeda Wdnsdy tipe lainnya secara custom.

Untuk mewujudkan rakitan ini, @ronkelv mempercayai mekanik andalannya Ismail, dari Bespoke Jakarta (@bespokecycle.id).

Terima kasih kepada Christopher Sesio (@chris_sesio) yang telah membantu mendokumentasikan --plus menimbang-- rakitan istimewa ini! (mainsepeda)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?