Mainsepeda sudah mempersiapkan kalender event 2024. Mayoritas plot jadwal sudah terkonfirmasi, hanya beberapa masih menunggu konfirmasi. Semua pendaftaran event hanya bisa dilakukan di Mainsepeda App. Dan hanya bisa dilakukan oleh member Mainsepeda App yang sudah melakukan verifikasi.
 
”East Java Journey (EJJ) akan menjadi event pertama Mainsepeda di 2024,” kata Donny Rahardian dari Mainsepeda. ”Kami sudah melakukan survei rute, ada perbedaan dibandingkan rute tahun lalu, EJJ akan kami selenggarakan 26 Febuari sampai 3 Maret,” lanjutnya.

Tahun 2024 termasuk tahun kabisat. Artinya, bulan Februari akan habis di tanggal 29, biasanya terakhir tanggal 28 di Februari. Artinya lagi, EJJ edisi 2024 akan berlangsung tujuh hari. Karena jadwal lebih panjang, pun rutenya akan lebih jauh.
 
”EJJ 2024 akan terbagi dua kategori, 1.500 km dan 600 km,” ungkap Donny. Sebagai perbandingan, tahun lalu EJJ ada dua kategori, 1.200 km dan 600 km.
 
Donny menjelaskan, event Mainsepeda pada 2024 akan terbagi dalam 4 kategori utama. Journey, King of Mountain (KOM), Nggravel, dan Collab Event. EJJ masuk ketegori Journey. KOM akan terdiri atas tiga event, Bromo KOM, Kediri Dholo KOM, dan Banyuwangi Bluefire Ijen KOM. Ketiganya masuk dalam East Java Trilogy.
 
Nggravel dan Collab Event jadwalnya belum diumumkan. Seperti disebutkan di atas, masih ada beberapa hal yang perlu didetailkan juga dikonfirmasi terkait jadwal pemilu dan pilkada. Yang jelas, sesuai titelnya Nggravel, event ini adalah even bersepeda di lintasan gravel.
 
”Bromo KOM 2024 akan istimewa karena merupakan edisi kesepuluh, karena itu kami meyebutnya Bromo KOM X, diselenggarakan pada 18 Mei,” papar Donny. 
Seperti halnya pendaftaran event Mainsepeda lainnya, pendaftaran Bromo KOM X hanya bisa dilakukan melalui Mainsepeda App. Pendaftaran akan dibuka pada pertengahan Januari nanti.
 
Dua event KOM lainnya, akan diselenggarakan selanjutnya. Kediri Dholo KOM pada 14 Juli, lalu Banyuwangi Bluefire Ijen KOM pada 21 September. Kediri Dholo KOM sudah terkonfirmasi. Banyuwangi Bluefire Ijen KOM awalnya sempat berstatus to be confirmed karena masih menunggu kepastian jadwal Pilkada Serentak 2024. Setelah jadwal Pilkada Serentak 2024 dipastikan tetap November, maka Banyuwangi Bluefire Ijen KOM diputuskan digelar 21 September.

Baca Juga: Resmi! Banyuwangi Blue Fire Ijen KOM Challenge 2024 Digelar 21 September

Bagi peserta dari luar kota, Kediri Dholo KOM tahun 2024 akan memiliki daya tarik tersendiri. Karena Bandara Dhoho Kediri sudah beroperasi. Kalau naik pesawat, bisa langsung landing di Kediri, tidak perlu lagi landing di Surabaya.
 
”Kehadiran Bandara Dhoho tentu akan menjadi daya tarik tersendiri, apalagi dalam banyak pemberitaan disebutkan bahwa bandara ini sangat menarik desain dan arsitekturnya,” papar Donny. (Mainsepeda)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Kesalahan Cyclist Pemula: Duduk Mengangkang, Celana Dalam, atau...
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?