Nama "Enve" sudah sangat tidak asing bagi penggemar sepeda dunia. Produsen komponen asal Utah, Amerika Serikat, itu sangat kondang di dunia wheelset karbon. Bukan hanya di jalanan atau di pasar sepeda custom, Enve juga sudah mensponsori sejumlah tim UCI WorldTour dengan produknya. Termasuk pasukan UAE Team Emirates yang mengandalkan Tadej Pogacar.

Mulai 2024, Enve melangkah lebih jauh lagi. Mereka baru saja mengumumkan kontrak dua tahun dengan Tim TotalEnergies. Bukan sekadar mensuplai wheelset dan komponen, Enve akan menyediakan frameset untuk tim yang bermarkas di Prancis tersebut.

Tim TotalEnergies memang bukan berstatus UCI WorldTour, melainkan UCI Pro Team yang satu level lebih rendah. Namun, status itu sudah cukup untuk mendapatkan slot di balapan-balapan paling bergengsi dunia. Termasuk mungkin Tour de France.

Enve akan masuk ke TotalEnergies untuk menggantikan Specialized, yang beberapa tahun terakhir mensponsori superstar Peter Sagan tampil di tim tersebut. Sagan pensiun dari arena road cycling di penghujung 2023.


Peter Sagan ketika masih bersama Tim TotalEnergies.

"Bagi saya, ini mimpi jadi kenyataan. Kerja sama ini memberi kami kesempatan untuk hadir lebih besar di peloton profesional, menguji produk-produk kami di event-event terbesar dunia", ujar Neil Shirley, direktur marketing Enve.

"Kami bukan perusahaan kecil, tapi kami juga tidak masuk di barisan perusahaan terbesar. Kami beruntung TotalEnergies bisa mengakomodasi situasi ini", tambahnya.

Bagi TotalEnergies, kerja sama dengan Enve ini memberi kesempatan untuk belajar bersama mengembangkan kemampuan. "Kami sudah tahu (Enve) punya wheelset yang dianggap banyak orang sebagai terbaik di dunia, dan itu membuat kami penasaran", kata Jean-Rene Bernaudeau, manajer tim tersebut.

Bernaudeau menyebut timnya sudah menjajal sepeda Enve dan sepakat untuk berkolaborasi mengembangkan teknologi dan meraih sukses bersama.

Enve Melee bakal jadi sepeda andalan TotalEnergies pada 2024 dan 2025. Ini adalah sepeda "produksi umum" pertama Enve. Sebelumnya mereka hanya membuat sepeda custom di markas mereka di Utah. Melee, seperti mayoritas brand terbesar dunia lain, juga diproduksi di Asia, khususnya di Tiongkok.

Namun, Enve masih belum punya sepeda time trial di barisan produknya. Untuk menyiasati ini, dalam etape-etape time trial, TotalEnergies akan memakai Specialized lama dan mewarnainya hitam.


Frame Wdnsdy dipadukan dengan wheelset Enve saat sama-sama mensponsori tim profesional Point S-Nokian

Kita tunggu saja kiprah sepeda Enve di arena balap dunia 2024. Tapi memang benar, wheelset mereka sudah merajalela di berbagai arena dan level. Antara 2018 hingga 2020 misalnya, sebelum pandemi menerpa, Wdnsdy Bike Indonesia juga pernah dipadukan dengan wheelset Enve dan komponen di arena balap Amerika, sama-sama mensponsori tim profesional Point S-Nokian.(mainsepeda)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?