Filippo Ganna ketika melakukan sprint di etape ke-10 Vuelta a Espana

Filippo Ganna (Ineos Grenadiers) meraih kemenangan kelimanya di WorldTour musim ini di individual time trial (ITT) etape ke-10 Vuelta a Espana di Valladolid. Ganna mencatat kecepatan rata-rata 56 km/jam di rute sepanjang 25,8 km dengan catatan waktu 27 menit 39 detik.

Pembalap asal Italia ini berhasil mengalahkan Remco Evenepoel (Soudal-QuickStep) yang menempati posisi kedua. Evenepoel melewati garus finis dengan catatan waktu 27 menit 55 detik atau hanya tertinggal 16 detik di belakang Ganna. Posisi ketiga diraih oleh Primoz Roglic (Jumbo-Visma) yang meraih catatan waktu 28 menit 15 detik atau selisih 36 detik dari Ganna di posisi pertama.

Menempati posisi kedua di etape ke-10, membuat Evenepoel naik satu peringkat ke peringkat ketiga general classification (GC). Sementara, Roglic berhasil naik dua peringkat ke posisi keempat klasemen GC. Ini membuat Lenny Martinez (Groupama-FDJ) harus turun dua peringkat ke peringkat kelima GC setelah ia hanya berhasil finis di posisi ke-30 dengan selisih waktu dua menit dua puluh sembilan detik dari Ganna di posisi pertama.

Sementara Joao Almeida (UAE Team Emirates) dan Aleksandr Vlasov (Bora Hansgrohe) tampil cukup baik dengan menempati posisi keempat dan kelima di etape ke-10 Vuelta a Espana.


Filippo Ganna di podium etape ke-10 Vuelta a Espana

Sementara, pesaing GC lainnya seperti Juan Ayuso (UEA Team Emirates), Jonas Vingegaard (Jumbo-Visma), dan Enric Mas (Movistar) tampil kurang maksimal di etape ini. Ayuso finis di posisi ketujuh dengan catatan waktu 1 menit 11 detik, Vingegaard di posisi kesepuluh dengan catatan waktu 1 menit 18 detik, dan Enric Mas di posisi ke-17 dengan catatan waktu 1 menit 46 detik.

Meski hanya finis di posisi ke-13, Sepp Kuss (Jumbo-Visma) masih mempertahankan posisi pertama GC dengan keunggulan 26 detik dari Marc Soler (UEA Team Emirates) yang berada di posisi kedua.

Kemenangan Ganna di etape ke-10 Vuelta a Espana ini merupakan kemenangan kelima Ganna di WorldTour musim ini. Sebelumnya, Ganna berhasil menjadi juara di Tour de Wallonnie dan tiga kali kemenangan etape di Tirreno-Adriatico.

“Saya sangat senang dengan kemenangan ini, karena menang disini adalah salah satu tujuan dan impian saya sejak lama,” ucap Ganna dilansir dari Cyclingnews.

“Balapan di sini rasanya sangat luar biasa, dan bisa bertarung untuk mendapatkan posisi GC tentu juga bagus, tapi tentunya ini akan sulit dan saya hanya akan mencoba melakukan yang terbaik,” tutup Ganna.(Mainsepeda)

Populer

Tour de France 2026-Etape 17: Philipsen Menang, Duel Green Jersey Makin Sengit
Florian Lipowitz Cedera dan Harus Tinggalkan Tour de France 2026
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Tour de France Terapkan Tes Anti-Doping Massal, Semua Pembalap Diperiksa ITA
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Buat Ngebel KOM 2026, PT KAI Siapkan Kereta Khusus dan Layanan Bagasi Sepeda
Tour de France 2026: UCI Pertahankan Tes Doping Dini Hari Meski Panen Kritik
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping