Ferry Silviana Feronica bertolak ke Prancis, Rabu 16 Agustus 2023. Perempuan yang akrab disapa Bu Fey itu akan mengikuti Paris-Brest-Paris (PBP) 2023, yang berlangsung pada 19-24 Agustus.

Bu Fey mengaku tertantang bisa menyelesaikan race 1.200 km, dengan cut off-time 90 jam itu.

Istri Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar itu mengaku awalnya tidak ada rencana untuk mengikuti PBP. Tetapi karena sudah sering mengikuti event serupa di Indonesia, Bu Fey mengantongi semua persyaratan.

“Banyak peserta dari Indonesia juga sekitar 43 orang. Jadi, tertantang buat ikut apalagi belum ada finisher perempuan dari Indonesia sebelumnya. Awalnya hanya mampu nggak ya ikut gowes ratusan kilometer. Lalu mencoba 200, 600, terus sampai lengkap hingga 1.200 km,” ungkap Bu Fey.

Bu Fey sudah memiliki pengalaman gowes dengan jarak 1.200 km di sebuah event di Jogja pada akhir 2022 lalu. Ia menyelesaikan race dalam waktu 84 jam 15 menit. Enam jam lebih cepat dari cut off-time.

Di PBP ini Bu Fey tidak mematok target yang muluk-muluk. Ia ingin menyelesaikan race di bawah cut off-time. Tetapi Fey tidak menyebut secara spesifik berapa waktu yang ia inginkan.

“Syukur-syukur dengan catatan waktu yang lebih dari dari hasil yang saya dapat di sini (dalam jarak yang sama). Soalnya tantangan di sana itu cuaca ya. Walaupun bisa diprediksi tapi tidak ada yang tahu nanti seperti apa,” ujarnya.

Di luar soal cuaca, Bu Fey menilai race serupa di Indonesia masih lebih kejam dengan medan tanjakan yang curam.

“Rute di Indonesia terkenal jahat dengan tanjakannya. Grade di sini lebih tinggi. Harapannya dengan terbiasa dengan rute di Indonesia, saat gowes di sana jadi lebih mudah.”

By Fey sempat mempersiapkan diri dengan berlatih bersama John Boemihardjo, co-founder Wdnsdy Bike. Mereka sempat melakukan latihan di rute Jalur Lintas Selatan (JLS). Dalam persiapannya Bu Fey rutin melahap menu latihan endurance.

Dalam PBP nanti Bu Fey akan memakai sepeda Wdnsdy AJ5 dengan Ultegra 52/34, 11 speed.

“Nanti bawa saddle bag dan frame bag untuk menaruh benda-benda electricity seperti power bank, charger, lampu, dan ponsel. Lalu rencana satu frame bag lagi untuk menaruh keperluan yang mudah diambil seperti jaket atau jas hujan,” imbuh Bu Fey.(mainsepeda)

Populer

Dulu Cuma Jadi Dotwatcher, Kini Hafizh Anugrah Siap Taklukkan EJJ 1.500 Km
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Kesalahan Cyclist Pemula: Duduk Mengangkang, Celana Dalam, atau...
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Bentang Jawa Lunas
Bintaro Loop: Trek Menantang dan Fasilitas Lengkap
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Superhuman! Wout van Aert Hanya Butuh 10 Hari untuk Berlatih Kembali Pasca Operasi Engkel 
Cervelo P5x Lamborghini, Hanya Ada 25 Biji
20 Cyclist Kupang Ramaikan Bromo KOM 2026