Selebrasi Izagirre di garis finis etape ke-12.

Ion Izagirre (Cofidis) berhasil mengakhiri puasa gelar Tour de France. Ia menjuarai etape 12 Tour de France 2023. Terakhir kali Izagirre meraih juara etape Tour de France, tujuh tahun.

Kemenangan ini merupakan yang kedua di sepanjang karir pembalap asal Spanyol itu di TdF. Izagire meraih kemenangan lewat aksi solonya di 30 kilometer jelang finis.

Kemenangan Izagire di etape ke-12 ini juga merupakan kemenangan etape kedua bagi timnya Cofidis di musim ini. Setelah sebelumnya Victor Lafay menyumbang kemenangan di etape ke-2. Kemenangan Lafay itu sekaligus mengakhiri puasa gelar Cofidis selama 15 tahun terakhir.

Etape ke-12 sendiri start dari Roanne, dan finis di Belleville-en-Beaujolais. Rute yang dilahap peserta sepanjang 168,8 km. Rute itu didominasi perbukitan.

Pada 80 kilometer jelang garis finis, para pembalap mulai jual beli serangan dengan breakaway. Mathieu van der Poel (MVDP) berhasil memimpin sendirian ketika balapan tersisa 47 km.

MVDP berada di depan setelah berhasil menyalip Andrey Amador (EF Education-EasyPost). Tapi MVDP masih dalam pengejaran Matteo Jorgenson (Movistar) dan Thibaut Pinot (Groupama-FDJ). Kedua pembalap itu sukses menjaga jarak sekaligus mendekati Van der Poel di posisi terdepan.

Pada 30 kilometer jelang garis finis di tanjakan terakhir Col de la Croiz Rosier, Izagirre mulai menyusul. Keputusan Van der Poel melakukan akselerasi di awal tanjakkan ternyata harus dibayar mahal. Dan kesempatan ini tak disia-siakan Izagirre ketika tanjakan tersisa 2,4 km lagi menuju puncak.

Izagirre melakukan serangan dengan memanfaatkan celah yang dibuka Van der Poel. Ia kemudian berhasil mengambil alih kendali balapan. Izagirre kemudian melenggang bebas di depan ketika balapan tersisa 28 kilometer menuju finis.


Peloton pembalap GC ketika tiba di finis

Izagirre masih berhasil memperlebar jarak dari pembalap di belakangnya. Pembalap berusia 34 tahun itu kemudian berhasil finis di posisi pertama. 58 detik kemudian Mathieu Burgaudeau (TotalEnergies) merebut posisi kedua. Diikuti Jorgenson di posisi ketiga.

Di sisi lain, persaingan para pembalap general classification (GC) terbilang cukup santai. Seakan semuanya sedang dalam mode hemat energi untuk balapan di etape ke-13 di Grand Colombier. Karena di etape ke-13 inilah para pembalap GC diprediksi akan habis-habisan untuk membuat perbedaan di klasemen GC.(mainsepeda)

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Lawan Arus Mudik Mesin, 57 Pesepeda Pulang Kampung Lebaran Bersepeda
Jersey Nggravel Blitar 2026: Memadukan Keindahan Rute dengan Estetika Seni Van Gogh
Kisah LeBron James dan Kecintaannya pada Sepeda
Paris Nice 2026: Hapus Penasaran, Jonas Vingegaard Rengkuh Gelar Perdana
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Isaac del Toro Segel Gelar Juara Umum Tirreno-Adriatico 2026
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul
Tips Memperkuat Otot dengan Gym
Nggravel Blitar 2026: Rekomendasi Hotel dan Moda Transportasi
Tirreno-Adriatico 2026-Etape 3: Tobias Lund Andresen Kalahkan Dominasi Sprinter Kelas Atas