Selebrasi Phlipsen di garis finis etape ke-7 TdF.

Kombinasi duo sprinter tim Alpecin Deceuninck, Jasper Philipsen dan Mathieu van der Poel (MVDP) membuat etape 7 Tour de France (TdF) 2023 berjalan seru. Jasper Philipsen tak hanya meraih gelar etape 7. Gelar itu sekaligus membuatnya meraih hattrick

Tak cukup di situ, capaian Philipsen juga mencegah Mark Cavendish (Astana-Qazaqstan) menunda upayanya memecahkan rekor Eddie Merckx. Sebagaimana diketahui, Cavendish memiliki ambisi meraih kemenangan satu etape lagi untuk melampaui rekor Eddy Merckx. Saat ini Cavendish memiliki 34 kemenangan etape, sama dengan Merckx.

Peran MVDP di balapan ini sangat krusial. Ia mengantarkan Philipsen menuju kemenangan. Mengalahkan Cavendish yang akhirnya finis di posisi kedua. Lalu, Biniam Girmay (Intermache-Circus-Wanty) finis di urutan ketiga.

Philipsen memberikan pujian kepada timnya yang telah membawanya menuju kemenangan karena memberikannya posisi yang sempurna untuk melakukan sprint. “Saya sangat senang dan bangga dengan pencapaian tim kami. Tanpa mereka saya tidak akan bisa meraih kemenangan etape hari ini,” ujar Philipsen, dilansir dari Cyclingnews.

Philipsen menyebut timnya melakukan kerjasama yang bagus di tiga kilometer terakhir. "Soren Kragh Andersen melakukan tarikan yang luar biasa, kami juga masih memiliki Jonas Rickaert dan Mathieu di sana,” ungkapnya.


Philipsen melakukan sprint untuk meraih kemenangan di  etape ke-7.

Cavendish sebenarnya memilik peluang meraih kemenangan. Namun timing sprint yang terlalu dini, membuat hal ini bisa dimanfaatkan oleh duo asal Belgia MVDP dan Philipsen untuk mencuri kemenangan dari pembalap asal Britania Raya itu.

“Cavendish sangat kuat, saya pribadi sebenarnya juga ingin melihatnya menang. Saya yakin ia akan terus berusaha lebih baik lagi ke depan,” ujar Philipsen.

Baca Juga: Last Dance Cavendish di Tour de France

Etape ke 7 sendiri start dari Mont-de-Marsan menuju Bordeaux. Berjarak 169,9 km dengan rute yang penuh dengan tikungan dan jalan sempit. Hal ini membuat UCI  membuat aturan baru dengan menambah jarak balapan 3 km dibanding tahun sebelumnya. Peraturan ini diberlakukan agar pembalap tak kehilangan waktu ketika ada kecelakaan atau masalah teknis lainnya.

Bora-Hansgrohe sebenenarnya menjadi tim yang memimpin peloton ketika menuju kilometer terakhir. Namun akselerasi dari MVDP, berhasil membuat celah dan menarik Philipsen di tikungan terakhir.

Dylan Groenewegen (Jayco-Alula) berusaha mengejar, tapi ia upayanya berakhir finis di posisi kelima. Di belakang Luca Mozzato (Arkea-Samsic) yang menempati posisi keempat.(mainsepeda)

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam