Velocity CC merupakan klub sepeda yang resmi berdiri sejak 19 Juni 2021. Semua anggotanya adalah cyclist perempuan dengan rentang usia 23-59 tahun. Selama dua tahun eksis, anggota Velocity sudah mencapai 358 orang.

Founder sekaligus leader Velocity CC, Viyata Devi menceritakan awalnya klub sepeda ini agar para cyclist perempuan merasa nyaman dalam menekuni hobi mereka.

“Biasanya para cyclist perempuan ini sama pasangannya. Kadang skill dan power-nya nggak sama. Mereka mencari teman yang setara. Kami berpikir kenapa tidak jadi satu klub saja,” tutur Devi.

Meski baru dua tahun, Velocity CC memang memiliki perkembangan yang pesat. Kata Devi, hal ini karena klub ini memiliki program yang terjadwal dengan baik dan kosisten. Bahkan setiap anggota baru didata dengan rinci.

Nama Velocity sendiri berarti kecepatan. Devi menjelaskan kecepatan ini bukan sekedar cepat.

“Kami mau dalam segala kegiatan progress kami cepat tetapi tetap tearah. Makanya sangat well plan, konsisten. Ini implementasi dari kecepatan yang terarah,” kata perempuan berusia 52 tahun itu.

Velocity CC mengusung tagline #ThinkRightJustRide. Begi mereka bersepeda tidak hanya sekedar gowes. Tetapi juga memiliki ilmu yang harus dikembangkan.

Oleh karena itu Velocity CC rutin mengadakan coaching clinic yang membahas soal safety ride, etika bersepeda, basic skill, kesehatan nutrisi, hingga persiapan mengikuti event.

“Anggota kami juga mulai banyak yang ikut event sepeda jarak jauh yang semua harus dilakukan sendiri. Akhirnya kami bikin coaching clinic bagaimana cara ganti ban sampai menyambung rantai putus. Makin banyak yang join karena teman-teman dapat ilmu dan manfaatnya,” ujar Devi.

Awalnya Velocity CC memiliki agenda rutin gowes Senin dan Rabu di Bintaro Loop. Senin dengan menu endurance. Rabu menyantap menu latihan power interval.

Seiring bertambahnya anggota di penjuru Jakarta, Velocity CC menambah jadwal gowes Rabu dan Jumat di dalkot (dalam kota).

“Sebulan sekali latihan nanjak. Kalau orang nanjak sudah banyak yang tahu. Justru yang perlu diperhatikan skill saat turunan. Ini juga perlu kami share ilmunya ke cyclist perempuan. Kemudian ada Velofondo sebulan sekali di atas 100 km,” lanjut Devi.

Mereka juga memiliki agenda sosial yang dijadwalkan setiap tahun. Pada ultah pertama Velocity CC, mereka mengadakan gowes charity 1000 km. Dana yang terkumpul digunakan untuk 130 paket USG payudara gratis bagi kelompok marginal. Nilainya setara dengan Rp100 juta.

Kemudian pada ultah kedua tahun 2022, Velocity CC memberikan santunan lansia penganyam plastik daur ulang. Pada Juni mendatang mereka akan mengadakan operasi katarak gratis untuk masyarakat Wonogiri, Jawa Tengah yang tidak memiliki BPJS.

“Kami ada acara charity. Tidak hanya menghabiskan waktu untuk bersepeda saja. Klub ini inginnya juga bisa memberikan kontribusi ke masyarakat terutama kepada sesama perempuan dan anak-anak.” (mainsepeda)

Populer

Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping
Tour de France 2026-Etape 15: Evenepoel Taklukkan Pogacar di Plateau de Solaison
Jonas Vingegaard Out dari Tour de France 2026 karena Patah Tulang Selangka
Sambut KAI Ngebel KOM 2026, Pemkot Madiun Siap Berikan Dukungan Lintas Sektor
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Tour de France 2026-Etape 14: Pogacar Melesat, Vingegaard Tertinggal 4 Menit
Komunitas yang Merangkul Semua Klub Sepeda