Etape 6 Paris-Nice 2023 resmi dibatalkan pada Jumat (10/3). Angin kencang hingga 100 km/jam menjadi penyebabnya. Amaury Sport Organisation (ASO) sebagai penyelenggara sudah mencoba untuk mempersingkat jarak. Namun kondisi alam yang tidak bersahabat memaksa balapan ini dibatalkan.

Balapan ini seharusnya start dari Tourves dan finis di di La Colle-sur-Loup. Panjang rutenya 197,4 km. Namun Angin kencang dengan kecepatan hampir 100 km/jam di dekat Draguignan, memaksa penyelenggara mengubah rute etape 6. Pada pukul 11.00 waktu setempat, mereka mengumumkan rute dipangkas menjadi 79,25 km.

Lokasi startnya pun diubah ke Montaroux (La Fontaine d'Aragon). Perubahan rute ini membuat peloton tidak akan melewati Cote de la Roquebrussanne, Cote des Tuilières, dan Cote de Callian. Namun, para pembalap tetap melalui Cote de Cabris dan Cote de la Colle-sur-Loup.

"Masalahnya adalah angin kencang. Jika ada embusan angin 100 km/jam, saya tidak akan bersepeda. Bahkan di Denmark," kata Jonas Vingegaard, leader tim Jumbo-Visma.

Pembalap melakukan neutralised lap di pusat kota Tourves untuk mengapresiasi penonton

Sementara itu, para pembalap tetap start secara normal di Tourves. Mereka juga melakukan neutralised lap di pusat kota. Untuk mengucapkan terima kasih ke penonton. Kemudian mereka kembali ke bus untuk berkendara sejauh 117 km ke lokasi start yang baru di La Fontaine d'Aragon.

"Ada protokol yang harus diikuti jika terjadi kondisi cuaca ekstrem dan angin kencang seperti yang terjadi hari ini. Dengan embusan hampir 100 km/jam di dekat Draguignan. Semua pihak terkait memutuskan untuk mencari solusi untuk masalah ini. Embusan angin di peloton bisa membuat puluhan pengendara terjatuh dan itu tidak diperbolehkan," terang delegasi CPA Pascal Chanteur dilansir L' Équipe.

Penyelenggara akhirnya membuat pernyataan anyar pada 13.00 waktu setempat. Mereka mengumumkan bahwa etape 6 Paris-Nice 2023 resmi dibatalkan. Paris-Nice 2023 akan dilanjutkan dengan etape 7 pada Sabtu (11/3) besok.

"Setelah meninjau beberapa opsi untuk memodifikasi rute dan menunggu cuaca membaik pada sore hari, penyelenggara Paris-Nice memutuskan untuk membatalkan etape  untuk menjaga keselamatan para pembalap. Sesuai kesepakatan dengan pemerintah setempat. Angin yang sangat kencang, yang menyebabkan beberapa pohon tumbang di wilayah tersebut, membuat pembatalan etape ini tidak dapat dihindari. Aksi pembalap akan dilanjutkan di etape 7 dari Nice menuju Col de la Couillole," bunyi pernyataan resmi penyelenggara.

Tadej Pogacar (kiri) masih bertengger di puncak General Classification dan mengenakan jersey kuning

Race Director Paris-Nice 2023 Thierry Gouvenou berbicara kepada RMC Sport tentang pembatalan etape ini. Gouvenou menyebut keputusan untuk membatalkan etape 6 harus diambil demi keselamatan pembalap. Sebab ada cukup banyak puing di jalan. Termasuk pohon dan ranting yang tumbang.

"Itu adalah keputusan kolegial. Tetapi pada akhirnya kondisi memaksanya. Sayangnya, kami menghadapi risiko hal-hal seperti ini semakin banyak seiring dengan perubahan iklim. Kami melihat konsekuensinya hari ini," bilang Gouvenou.

Sementara itu, keputusan ini tidak berpengaruh ke posisi pembalap di General Classification (GC). Tadej Pogacar (UAE Team Emirates) masih bertengger di puncak GC dan berhak mengenakan jersey kuning. (mainsepeda)

Podcast Mainsepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 127

Foto: Getty Images, ASO

Populer

Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Tour de France 2026-Etape 15: Evenepoel Taklukkan Pogacar di Plateau de Solaison
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping
Jonas Vingegaard Out dari Tour de France 2026 karena Patah Tulang Selangka
Sambut KAI Ngebel KOM 2026, Pemkot Madiun Siap Berikan Dukungan Lintas Sektor
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Tour de France 2026-Etape 14: Pogacar Melesat, Vingegaard Tertinggal 4 Menit
Komunitas yang Merangkul Semua Klub Sepeda