Tour Down Under digelar kembali pada tahun ini. Balapan bakal diikuti banyak nama tenar. Mulai dari dua jawara Tour de France, Chris Froome (Israel–Premier Tech) dan Geraint Thomas (Ineos Grenadiers). Hingga pemenang Giro d'Italia 2022 Jai Hindley (Bora-Hansgrohe).

Selama lebih dari dua dekade, Tour Down Under selalu menjadi event pembuka dalam kalender WorldTour. Race paling akbar di Australia ini kali terakhir berlangsung pada 2020 lalu. Kemudian vakum selama dua musim karena pandemi Covid 19.

Tour Down Under 2023 digelar pada 17-22 Januari nanti. Diikuti total 18 peserta WorldTeam, satu peserta ProTeam, dan tim nasional Australia. Tour Down Under 2023 menempuh total jarak 673 kilometer. Lomba dibuka dengan lomba individual time trial (ITT) di Adelaide. Panjang rutenya 5,5 kilometer.

Selama enam hari di Negeri Kanguru, para pembalap harus menaklukkan berbagai tanjakan Kategori 1. Seperti Nattle Hill di Etape 2 yang memiliki gradien lebih dari 11 persen. Juga Checker Hill dan Corkscrew di Etape 3 yang memiliki gradien di atas 14 persen. Serta Mount Lofty di Etape 5.

Kembalinya Tour Down Under setelah dua tahun vakum juga ditandai dengan kehadiran bintang-bintang balap sepeda dunia. Sebut saja Froome dan Thomas. Dua pembalap asal Britania Raya ini merupakan pemenang Tour de France. Juga idola tuan rumah, Jai Hindley yang menjuarai Giro 2022.

"Pembalap seperti ini adalah daya tarik besar bagi penggemar olahraga bersepeda dan generasi berikutnya yang menonton. Jadi kami harus menghargai setiap kali mendapat kesempatan untuk menyaksikan para legenda ini di pantai kami," kata Race Director Tour Down Under, Stuart O'Grady.

Bagi Froome, ini adalah kali keduanya berpartisipasi di Tour Down Under. Ia kali pertama tampil pada 2010 lalu. "Saya sangat senang bisa kembali ke Adelaide Santos Tour Down Under yang kedua dalam karier saya. Balapan telah banyak berubah sejak saya berada di sini pada 2010. Semakin besar dan lebih baik setiap tahun," ungkap Froome.

Sementara Thomas akan memimpin pasukan Ineos Grenadiers di Australia. Rider veteran asal Wales ini ditemani Ethan dan Leo Hayter, Kim Heiduk, Luke Plapp, Magnus Sheiffield, dan Ben Swift. Thomas sudah delapan kali membalap di Australia. Ia kali berakhir berpartisipasi pada 2017 silam.

"Saya yakin atmosfernya juga akan bagus. Terutama setelah tidak membalap di sana selama beberapa tahun. Jadi saya tidak sabar untuk merasakan atmosfer Australia lagi," ungkapnya. (mainsepeda)

Foto: Tour Down Under

Populer

Bromo KOM 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Alur Pengambilan Race Pack
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Persaingan Women Elite Bromo KOM 2026: Maghfirotika Marenda Dapat Tantangan Nama-Nama Baru
Sudah Lama Bermimpi Ikut Bromo KOM, Peserta dari Garut Ini Datang Paling Awal Ambil RPC
Jersey Bromo KOM 2026: Perpaduan Seni Hatching dan Bahan untuk Performa Maksimal
Bromo KOM 2026: Dari Aspal Jalan Sampai Kebutuhan Medis Dibahas Serius
Jonas Vingegaard Yakin Tampil Lebih Kuat di Tour de France 2026
In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Bromo KOM 2026: KHCC Singapura Berbanyak Latihan Indoor, Depok Loops ke Cemoro Sewu