Eko Setiawan nyaris mencatat hasil sempurna di Trilogi Jawa Timur (Jatim). Peserta asal Banyuwangi itu meraih dua kemenangan di Bromo KOM Challenge 2022 dan Banyuwangi Bluefire Ijen KOM Challenge 2022 kategori Men 30-34. Andai Eko menang di Kediri Dholo KOM Challenge 2022, ia akan membukukan hat-trick.

Partisipasi di Kediri Dholo KOM Challenge 2022 menjadi yang kedua untuk Eko Setiawan. Sebelumnya, Eko turut ambil bagian pada tahun lalu. Bahkan menjadi pemenang di kategori Men 31-40. Meski sudah paham betul rute ke Dholo, Eko mengakui bahwa tanjakan ini tidak pernah mudah.

"Kediri Dholo KOM sangat menantang karena ada tanjakan Kelok 9 dan Gigi 1 yang mantap. Kelok 9 lumayan berat. Sedangkan Gigi 1 lebih sulit daripada Kelok 9. Meski cuma 200 meter, tapi tanjakan Gigi 1 itu benar-benar menghabiskan power," ungkap Eko.

Cyclist 34 tahun ini menegaskan bahwa tanjakan Kelok 9 dan Gigi 1 di Kediri Dholo KOM ini patut dijajal oleh seluruh cyclist di Indonesia. Sebab karakter tanjakannya sangat berbeda dengan dua seri Trilogi Jatim lain, yakni Bromo KOM dan Bluefire Ijen KOM.

"Yang jelas, konsep trilogi dari Mainsepeda ini sangat menarik. Sekaligus menantang. Kita ditantang untuk menaklukkan Bromo, Ijen, dan Dholo yang semuanya memiliki kesulitan tersendiri," jabar member BRCC Banyuwangi tersebut.

Eko Setiawan menilai tanjakan Kelok 9 dan Gigi 1 patut dijajal oleh cyclist di seluruh Indonesia

Sebelum Kediri Dholo KOM Challenge 2022 berlangsung pada 3-4 Desember lalu, ia telah memimpin klasemen Trilogi Jatim. Unggul cukup jauh dari dua pesaing terdekatnya, yakni Kasiono Hadi dan Haris Prasojo. Untuk itu, Eko tidak terlampau ngoyo di Dholo. Targetnya hanya podium. 

"Target saya memang mengamankan poin di Dholo. Sekaligus mengincar podium juga.Alhamdulillah masih diberi posisi kedua, dan juara Trilogi Jatim di kategori usia yang saya ikuti," katanya. "Semoga tahun depan saya bisa mempertahankan gelar ini," harap Eko.

Kediri Dholo KOM Challenge 2022 dipersembahkan oleh Mainsepeda.com. Didukung penuh Counterpain, Kojima, Azawear.com, MPM Honda Jatim, dan Strive sebagai official partners. Serta AA SoS, Wdnsdy Bike, Semen Indonesia Group (SIG), Avelio Cycling Shoes, SUB Jersey, Johnny Ray Cycling, Disway.id National Network, Polda Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Kediri, Pemerintah Kota Kediri, dan Pemerintah Kota Surabaya sebagai supporting partners. (mainsepeda)

Podcast Mainsepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 118

Populer

Dulu Cuma Jadi Dotwatcher, Kini Hafizh Anugrah Siap Taklukkan EJJ 1.500 Km
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Kesalahan Cyclist Pemula: Duduk Mengangkang, Celana Dalam, atau...
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Bentang Jawa Lunas
Superhuman! Wout van Aert Hanya Butuh 10 Hari untuk Berlatih Kembali Pasca Operasi Engkel 
Bintaro Loop: Trek Menantang dan Fasilitas Lengkap
Kenapa Harus Pakai Clipless Pedal (Tips Memakai dan Memilih Pedal)
20 Cyclist Kupang Ramaikan Bromo KOM 2026