Menang Sprint Terakhir, Viviani Juara Dubai Tour

| Penulis : 

Sprinter Quick-Step Floors asal Italia, Elia Viviani, mengawali 2018 dengan cemerlang. Pada Sabtu, 10 Februari, dia mengunci juara overall Dubai Tour dengan cara spektakuler: Merebut kemenangan di etape kelima sekaligus penutup. Sprinter Quick-Step Floors asal Italia, Elia Viviani, mengawali 2018 dengan cemerlang. Pada Sabtu, 10 Februari, dia mengunci juara overall Dubai Tour dengan cara spektakuler: Merebut kemenangan di etape kelima sekaligus penutup.

Pindah dari Team Sky di penghujung 2017, Viviani menemukan kehidupan baru yang menyenangkan di Quick-Step Floors. Di tim asal Belgia itu, pembalap 29 tahun ini mendapatkan perlakuan khusus sebagai seorang sprinter: Tim menyediakannya pasukan tukang tarik yang kuat. Sebagai balasan, Viviani terus meraih kemenangan.

Viviani sebelum ini sudah merebut satu etape di ajang pembuka WorldTour 2018 di Tour Down Under Australia, Januari lalu. Di Dubai Tour, Viviani telah merebut dua etape dan menjadi juara overall. Asal tahu saja, kali terakhir Viviani merebut gelar overall adalah pada 2013, di Tour Elk Grove di Amerika Serikat.

Memasuki etape terakhir di Dubai, Viviani benar-benar berniat menang dengan meyakinkan. Sprint terakhir berlangsung chaos, dengan kecelakaan melibatkan sejumlah jagoan, termasuk sprinter Prancis Nacer Bouhanni (Cofidis). Mark Cavendish (Dimension Data) tidak terjatuh, tapi ikut terhambat oleh insiden tersebut.

Melejit dari belakang, Viviani menang di depan Marco Haller (Katusha-Alpecin) dan Adam Blythe (Aqua Blue Sport).

Tahun ini, Viviani punya target besar di Giro d’Italia, yang berlangsung pada Mei 2018. Bersama Quick-Step Floors, jangan kaget kalau dia bisa mencuri sejumlah etape di ajang Grand Tour pembuka tersebut. 

Dubai Tour sendiri merupakan ajang untuk para sprinter. Empat dari lima etapenya datar, dengan bonus waktu untuk juara. Sehingga, gelar juara overall memang seperti disediakan untuk para sprinter.

Setelah event ini, kebanyakan pembalapnya akan stay di Timur Tengah. Lomba berikutnya adalah Tour of Oman (13-18 Februari), kategori 2.HC. Kemudian Abu Dhabi Tour (21-25 Februari) yang lebih bergengsi karena masuk kategori tertinggi WorldTour. Dari lima etapenya, tiga untuk sprinter, satu time trial, dan satu finish di tanjakan. (mainsepeda)

DUBAI TOUR 2018
UCI 2.HC, 6-10 Februari

Pemenang Etape:
Etape 1 – Dylan Groenewegen (LottoNL-Jumbo)
Etape 2 – Elia Viviani (Quick-Step Floors)
Etape 3 – Mark Cavendish (Dimension Data)
Etape 4 – Sonny Colbrelli (Bahrain-Merida)
Etape 5 – Elia Viviani (Quick-Step Floors)

General Classification
1. Elia Viviani, Quick-Step Floors 19 jam 5 menit 46 detik
2. Magnus Cort Nielsen, Astana + 12 detik
3. Sonny Colbrelli, Bahrain-Merida + 14 detik
4. Jean-Pierre Drucker, BMC + 24 detik
5. Rick Zabel, Katusha-Alpecin + 24 detik

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?