Kediri Dholo KOM Challenge 2022 menjadi penutup dari rangkaian Trilogi Jawa Timur (Jatim). Sekaligus penentu siapa pemenang Trilogi Jatim tahun ini. Sejumlah kategori usia masih sangat ketat. Semua memiliki peluang yang sama untuk menjadi juara.

Kediri Dholo KOM Challenge 2022 merupakan agenda terakhir dari rangkaian Trilogi Jatim. Dimulai dari Bromo KOM Challenge 2022 pada Mei lalu. Kemudian dilanjutkan dengan Banyuwangi Bluefire Ijen KOM Challenge 2022 pada September lalu. Sekarang waktunya Kediri Dholo KOM Challenge 2022.

Seperti halnya Bromo KOM dan Ijen KOM, finisher pertama di Dholo KOM akan mendapatkan 20 poin. Lalu runner-up memperoleh 15 poin. Delapan urutan berikutnya masing-masing memperoleh 12, 10, 8, 6, 4, 3, 2, dan 1. Peserta dengan jumlah akumulasi poin terbesar akan menjadi pemenang Trilogi Jatim.

Lantas, bagaimana jika terdapat lebih dari satu peserta dengan jumlah poin yang sama? Ada sejumlah aspek yang dipertimbangkan.

Pertama, jumlah frekuensi juara di Trilogi Jawa Timur.

Misalnya, terdapat dua peserta yang sama-sama mengantongi 40 poin. Satu orang mendapatkannya dari dua kemenangan atau podium. Peserta lainnya memperoleh jumlah poin itu dari tiga kemenangan atau podium. Maka, pemenang adalah peserta yang meraihnya dari tiga kemenangan atau podium.

Kedua adalah posisi finis peserta dalam seri terakhir, yakni di Kediri Dholo KOM Challenge 2022.

Jika ada dua atau lebih peserta dengan jumlah poin yang sama, maka penentuan juara dilihat dari posisi mereka saat finis di Kediri Dholo KOM Challenge 2022 pada 3-4 Desember nanti.

Kediri Dholo KOM Challenge 2022 dipersembahkan oleh Mainsepeda.com. Didukung penuh Counterpain, Kojima, Azawear.com, MPM Honda Jatim, dan Strive sebagai official partners. Serta AA SoS, Wdnsdy Bike, Semen Indonesia Group (SIG), Avelio Cycling Shoes, SUB Jersey, Johnny Ray Cycling, Disway.id National Network, Polda Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Kediri, Pemerintah Kota Kediri, dan Pemerintah Kota Surabaya sebagai supporting partners. (mainsepeda)

Podcast Mainsepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 117

Populer

Dulu Cuma Jadi Dotwatcher, Kini Hafizh Anugrah Siap Taklukkan EJJ 1.500 Km
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Kesalahan Cyclist Pemula: Duduk Mengangkang, Celana Dalam, atau...
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Bentang Jawa Lunas
Bintaro Loop: Trek Menantang dan Fasilitas Lengkap
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Superhuman! Wout van Aert Hanya Butuh 10 Hari untuk Berlatih Kembali Pasca Operasi Engkel 
Cervelo P5x Lamborghini, Hanya Ada 25 Biji
20 Cyclist Kupang Ramaikan Bromo KOM 2026