Gianni Vermeersch Juara Dunia Gravel Pertama

| Penulis : 

Bukan Mathieu van der Poel apalagi Peter Sagan. Gelar juara dunia gravel edisi perdana berhasil dibawa pulang Gianni Vermeersch. Pembalap asal Belgia tersebut melambungkan namanya menjadi yang terbaik dalam gelaran UCI Gravel World Championships di Italia pada Minggu, 9 Oktober 2022.

Sejak mengesahkan gravel sebagai salah satu disiplin balap sepeda, Union Cycliste internationale (UCI) gencar menggelar event balap. Dimulai dari seri dunia yang berlangsung di Filipina, Prancis, Polandia, Kanada, Swedia, Australia, Belgia, Belanda, Spanyol, dan Amerika Serikat.

Puncaknya, pada Oktober 2022, UCI menggelar Kejuaraan Dunia Gravel edisi perdana di Italia. Lokasinya di lintasan gravel putih di wilayah Veneto. Berlangsung selama dua hari pada 8-9 Oktober. Balapan dimulai dari situs warisan dunia UNESCO di Vicenza. Para pembalap melintasi Kota Padua dan finis di Cittadella.

Kategori Men Elite menempuh total jarak 194 kilometer. Di mana sekitar 73 persen jalan yang dilalui merupakan medan gravel. Gianni Vermeersch menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 5 jam 10 menit 40 detik. Daniel Oss (Italia) finis kedua dengan selisih 43 detik. Sedangkan Van der Poel (Belanda) di posisi ketiga dengan gap lebih dari satu menit.

"Ini gila. Saya pikir ini adalah salah satu peluang terbesar bagi saya untuk menjadi juara dunia. Saya tidak menyangka bisa membawa pulang jersey pelangi ke rumah," ungkap Vermeersch selepas balapan.

Vermeersch merupakan pembalap Alpecin-Deceuninck. Ia lebih banyak menghabiskan kariernya di cyclocross. Akan tetapi, prestasinya masih jauh jika dibandingkan rekan setimnya di Alpecin-Deceuninck, Van der Poel atau Wout van Aert (Jumbo-Visma).

Prestasinya di arena road race pun tak jauh berbeda dengan cyclocross. Vermeersch memang pernah turun di tiga dari lima balapan Monumen. Ia juga pernah tampil di Giro d'Italia. Hanya saja prestasi pembalap 29 tahun itu kurang menonjol.

Vermeersch meraih mimpinya menjadi juara dunia di Italia. Dengan cara mengalahkan Oss yang notabene idola tuan rumah. Vermeersch meninggalkan pembalap tim TotalEnergies itu di tujuh kilometer terakhir. Lalu melaju sendirian hingga mencapai haris finis di Cittadella.

"Saya tahu bahwa kami memiliki peluang besar untuk mencapai finis. Kami terus melaju. Kemudian itu menjadi pertarungan satu lawan satu di lap terakhir," imbuhnya.

Sementara itu, gelar juara dunia gravel kategori Women Elite diraih pembalap Prancis, Pauline Ferrand-Prevot. Dia melibas lintasan sepanjang 139,2 kilometer dengan catatan waktu 4 jam 9 menit 7 detik. Sina Frei (Swiss) dan Chiara Teocchi (Italia) finis kedua dan ketiga.

Hasil Men Elite Gravel (Top Ten)
1. Gianni Vermeersch (Belgia) 5 jam 10 menit 40 detik
2. Daniel Oss (Italia) +43
3. Mathieu van der Poel (Belanda) +1:28
4. Greg van Avermaet (Belgia) +1:29
5. Yevgeniy Fedorov (Kazakhstan) +1:39
6. Magnus Cort Nielson (Den) +1:39
7. Alessandro De Marchi (Italia) +1:40
8. Zdenek Stybar (Ceko) +1:46
9. Davide Ballerini (Italia) +1:53
10 Andreas Stokbro (Denmark) +2:43

Podcast Mainsepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 110

Foto: Sprint Cycling Agency, Photo News, UCI, Kramon

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?