Pada saat banyak peserta Bentang Jawa 2022 baru finis, Dzaki Wardana sudah menjajal rute salah satu event paling kondang di Indonesia, Bromo KOM Challenge. Dzaki nanjak di Bromo pada Sabtu, 20 Agustus 2022. Dzaki mengaku siap membayar rasa penasaran dengan event nanjak paling heboh di Indonesia itu.

Dzaki merupakan pemenang Bentang Jawa 2021 dan 2022. Cyclist asal Tangerang itu tampil sangat tangguh pada tahun ini. Dzaki menuntaskan rute sepanjang 1.479,5 kilometer dengan catatan waktu 87 jam. Jauh lebih baik daripada catatan waktunya di Bentang Jawa 2021, yakni 104 jam 36 menit.

Dzaki finis di Hotel Blambangan, Banyuwangi pada Rabu, 17 Agustus 2022. Dzaki seharusnya mengikuti event trail run yang berlangsung di Jember pada akhir pekan ini. Namun karena terkendala masalah perlengkapan ia mengurungkan niat untuk ke Jember.

Sebagai gantinya, Dzaki memilih mencicipi rute Bromo KOM. Dzaki start dari penginapannya di TS Suites Hotel pada Sabtu, 20 Agustus pagi-pagi. Ia ditemani sejumlah cyclist Surabaya. Dzaki menuju GOR Untung Suropati di Kota Pasuruan. Rupanya ia sudah ditunggu oleh Ketua DPRD Kota Pasuruan Ismail Marzuki.

Kemudian Dzaki, Ismail, beserta sejumlah cyclist dari Kota Pasuruan gowes bareng ke Wonokitri, Bromo. Dzaki sempat berhenti selama 40 menit di Puncak Seven untuk regrouping. Setelah itu perjalanan berlanjut kembali hingga mencapai Pendopo Agung Wonokitri yang selama ini menjadi lokasi finis Bromo KOM.

"Saat 15 kilometer pertama, saya nanjak halus dengan gradien sekitar enam persen. Setelah mencapai Puncak Seven baru di atas sepuluh persen," cerita Dzaki.

Melalui rute Bromo KOM menjadi pengalaman baru untuknya. Dzaki memang nanjak ke Bromo ketika mengikuti Bentang Jawa 2022. Namun ia nanjak via Jemplang, Malang. "Jauh lebih enak lewat sini daripada lewat Malang. Saya suka rutenya. Jalanan halus banget," ungkap alumnus Universitas Islam Indonesia (UII) itu.

Setelah menjajal rute Bromo KOM, Dzaki menyatakan siap bersaing di Bromo KOM Challenge 2023. Kendurinya cyclist di Indonesia ini akan dihelat Mei tahun depan. "Saya latihan dulu. Soalnya tadi agak kewer juga. HR juga sempat tinggi sekali. Sebab belum recovery," bilang Dzaki. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 105

Foto: Dokumentasi Dzaki Wardana

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?