Ayustina Delia Priatna memang luar biasa. Pembalap putri asal Jawa Barat (Jabar) tersebut terus mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Member KGB Racing itu berhasil merebut medali perak di nomor women elite omnium di Asian Track Cycling Championships 2022.

Kejuaraan track terbesar di Asia tersebut berlangsung 18-22 Juni di Indira Gandhi Sport Complex di New Delhi di India. Dilansir dalam laman resminya, Asian Track Cycling Championships 2022 diikuti total 44 negara. Indonesia termasuk di antaranya.

Skuad Merah-Putih menurunkan enam pembalap. Terdiri dari empat pembalap putra, yakni Bernard Benyamin van Aert, Terry Yudha Kusuma, Dika Alif Dhentaka, dan Aiman Cahyadi. Selain itu, Indonesia juga diperkuat dua rider putri, yaitu Ayustina dan Wiji Lestari. Tim ini dipimpin oleh coach Dadang Haries Poernomo.

Ayustina kembali membuat Indonesia bangga. Dia merebut tempat kedua di nomor women elite omnium. Berlaga di lintasan total panjang 7,5 kilometer, Ayustina finis di belakang Tsuyaka Uchino asal Jepang. Tempat ketiga dihuni Rinata Sultanova dari (Kazakhstan). Uchino mencatat total 139 poin. Ayustina meraih 123 poin. Sultanova mengumpulkan 121 poin.

Ini adalah podium ketiga beruntun yang dirain Ayustina dalam event internasional pada tahun ini. Sebelumnya, dara 24 tahun ini menjadi runner-up di nomor Individual Time Trial (ITT) di Asian Road Cycling Championships 2022 pada Maret lalu. Setelah itu, Ayustina merebut emas di nomor ITT di SEA Games 2022. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 92

Populer

In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
12 Tahun Bromo KOM, Tetap Melahirkan Debutan yang Penasaran Menaklukkan Wonokitri
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Ewakobro, ”Rumah” Megah Pecinta Brompton Makassar
Bromo KOM 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Alur Pengambilan Race Pack
Terbang dari Australia Demi Bromo KOM, Sepeda Cyclist Ini Malah Tertinggal Saat Transit di Singapura
Trek MTB Terbaru, Softail atau Full Suspension?  
Merida Reacto V4, Tunggangan Baru Mark Cavendish
Bianchi Merilis Sprint, Road Bike dengan Harga Terjangkau
Cukur Bulu Kaki Anda (dan Mengapa Itu Bermanfaat)