Cyclist asal Semarang, Juwanto kembali menjadi yang terbaik di Antangin Bromo KOM Challenge 2022. Ia juara di Men Age Category 45-49. Rekor kemenangan Juwanto di Bromo KOM pun luar biasa. Ia mengaku lima kali naik podium dari enam kali keikutsertaan di event nanjak paling heboh di Indonesia itu.

Juwanto datang ke Antangin Bromo KOM Challenge 2022 dengan status juara bertahan di kategori usia 45-49 tahun. Ia memasang target mempertahankan singgasananya pada tahun ini. Misi itu berhasil. Juwanto tetap menjadi yang terbaik di kelasnya.

"Saya mengikuti Bromo KOM selama enam kali berturut-turut. Lima kali juara, dan sekali gagal pada 2017. Saat itu saya kalah karena berada kelompok umur yang berat, waktu itu 31-40. Sementara usia saya pada saat itu sudah 40 tahun," aku Juwanto selepas event.

BACA JUGA: Juwanto 'Bertapa' di Telomoyo untuk Kuasai Bromo

Meski berulang kali naik podium, Juwanto menyebut tanjakan di Bromo amat sangat berat. Tidak pernah mudah untuk ditaklukkan. Latihan rutin saja tidak akan cukup. Butuh tubuh yang fit untuk bisa finis serta naik podium di Antangin Bromo KOM Challenge 2022.

"Untuk latihan, semuanya sama. Yang paling penting adalah menjaga kondisi tubuh agar selalu fit. Sebab kalau latihan keras, tapi menjelang event justru meriang atau flu, itu membuat tubuh tidak maksimal. Jadi harus bisa menjaga kondisi tubuh agar bisa fit 100 persen," terangnya.

Selain itu, belajar dari kegagalannya pada 2017, Juwanto paham bahwa ia tak boleh overconfidence. Perasaan itu justru bisa menjadi bumerang untuk diri sendiri.

"Bromo itu misteri. Dulu saya gagal menang karena merasa kuat. Saya nge-push di awal, mengikuti peloton terdepan. Padahal, makin ke atas, Bromo itu makin berat. Jadi harus mengatur pace, tidak boleh terlalu ambisi dan emosi," ungkap Juwanto.

Antangin Bromo KOM Challenge 2022 dipersembahkan oleh Mainsepeda.com dan Antangin. Didukung oleh SUB Jersey, AZA Activewear, Strive, Kahf, MPM Distributor Honda, Wuling, dan Unior Bike Tools sebagai official partner. Juga didukung Disway National Network, Mayapada Hospital, Townsquare Surabaya, Plataran Bromo Hotel & Resort, Johnny Ray Cycling, dan Wdnsdy Bike. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 86

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?