Penggemar sepeda, khususnya gravel (dan road), selamat mendapat pilihan (atau kebingungan?) baru. Produsen komponen legendaris Italia, Campagnolo, menghadirkan satu lagi standar baru untuk urusan wheelset. Mereka merilis Levante, wheelset karbon khusus gravel, yang menggunakan desain "Mini-Hook." Ini adalah alternatif baru dari standar lama "hooked" dan alternatifnya yang belakangan banyak muncul: "hookless."

Sebelum bicara soal standar baru itu, dengan Levante, Campagnolo semakin menancapkan diri di arena persaingan jalan kasar. Sebelumnya mereka sudah punya seri Bora atau Shamal, wheelset road yang bisa diajak ke jalan kasar dan dipadu dengan grupset gravel Ekar.

Terbuat dari karbon, profil aeronya mirip dengan seri Bora. Bobotnya terbilang ringan, diklaim 1.485 gram sepasang. Levante dilengkapi dengan N3W freehub body, agar kompatibel dengan grupset Ekar 13-speed.

Sekarang bicara soal "Mini-Hook."

Sebelum belakangan ini, praktis semua wheelset memakai sistem hook (pengait) untuk pemasangan dinding ban. Namun, kemudian sejumlah pabrikan mempopulerkan wheel tipe hookless. Ini untuk semakin mengoptimalkan setelan ban tubeless yang sangat populer di arena gravel.

Masalahnya, merek-merek ban banyak menggunakan standar industri berbeda-beda. Akibatnya, wheelset tipe hookless tidak bisa dipasangi dengan semua merek atau jenis ban.

Menurut Nicolo Martinello, product manager Campagnolo, pihaknya semula mempelajari wheelset berteknologi hookless. Dan akhirnya, mereka memutuskan mengambil jalan tengah. Memakai bentuk Mini-Hook (pengait lebih kecil), untuk mengoptimalkan keuntungan performa hookless sambil tetap kompatibel dengan semua merek dan jenis ban.

Yang sekarang jadi pertanyaan: Bagaimana dengan produsen besar lain? Apakah tetap ada di jalur pengembangan berbeda, atau pada akhirnya ikutan ambil jalan tengah seperti Campagnolo? (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 83

Foto: Campagnolo

Populer

Bromo KOM 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Alur Pengambilan Race Pack
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Sudah Lama Bermimpi Ikut Bromo KOM, Peserta dari Garut Ini Datang Paling Awal Ambil RPC
Persaingan Women Elite Bromo KOM 2026: Maghfirotika Marenda Dapat Tantangan Nama-Nama Baru
Jersey Bromo KOM 2026: Perpaduan Seni Hatching dan Bahan untuk Performa Maksimal
Bromo KOM 2026: Dari Aspal Jalan Sampai Kebutuhan Medis Dibahas Serius
Jonas Vingegaard Yakin Tampil Lebih Kuat di Tour de France 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
Bromo KOM 2026: KHCC Singapura Berbanyak Latihan Indoor, Depok Loops ke Cemoro Sewu