Tim balap sepeda Indonesia terus mempersiapkan diri untuk SEA Games Hanoi akan dimulai pada pertengahan Mei nanti di Hanoi, Vietnam. Tiga emas dibidik Merah Putih dalam multievent dua tahunan tersebut.

SEA Games Hanoi seharusnya dilaksanakn pada akhir tahun lalu. Hanya saja, pandemi yang belum mereda di Vietnam dan di Asia Tenggara membuat ajang ini diundur menjadi Mei mendatang.

Hanya dua disiplin balap sepeda yang akan dipertandingkan di Hanoi nanti, yakni sepeda gunung (MTB) dan road. Nomor MTB akan memperebutkan lima medali emas. Sedangkan disiplin road memperebutkan tujuh emas.

"Semoga bisa meraih tiga emas. Targetnya di downhill dan road race," bilang Parama Nugroho, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB ISSI kepada Mainsepeda.com.

Jumlah medali emas yang dibidik di SEA Games tahun ini sama seperti target di SEA Games 2019 lalu. Waktu itu Indonesia berharap meraup emas dari nomor BMX, downhill dan cross-country olympics (XCO).

Sayang taget ini gagal diwujudkan langtaran atlet-atlet andalan Indonesia tidak mampu mendulang emas di dua disiplin itu. Indonesia hanya mendapatkan 1 emas, 4 perak, dan 2 perunggu di SEA Games 2019 lalu.

Satu-satunya medali emas untuk Indonesia disumbangkan Aiman Cahyadi dari disiplin Individual Time Trial (ITT) Putra. Ini adalah emas pertama Indonesia dari nomor road setelah sebelumnya gagal di SEA Games 2017.

Meski pelaksanaannya diundur, tim balap sepeda Indonesia tetap intens mempersiapkan diri. Mereka menggelar Pelatnas di Jogjakarta.

"Sesuai dengan verifikasi dari Kemenpora, target utamanya adalah Olimpiade. Jadi SEA Games dan Asian Games adalah sasaran antara. Artinya akan ada atlet yang hanya turun di SEA Games. Sebab tidak semua nomor SEA Games dipertandingkan di Olimpiade," jelas pria asal Jogjakarta tersebut. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 74

Foto: Humas ISSI Jatim

Populer

Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
12 Tahun Bromo KOM, Tetap Melahirkan Debutan yang Penasaran Menaklukkan Wonokitri
In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
Cukur Bulu Kaki Anda (dan Mengapa Itu Bermanfaat)
Terbang dari Australia Demi Bromo KOM, Sepeda Cyclist Ini Malah Tertinggal Saat Transit di Singapura
Trek Domane SLR Baru Bisa Pakai Ban 38 Mm
Paris-Roubaix 2025, Ring Pertarungan Termegah Pogi Vs Van der Poel
Hiyaaaaa, Sudah Muncul Pinarello Dogma F12
Sepeda Eddy Merckx "Hidup" Lagi
Kuat Berkat Indoor Training