Egan Bernal Sudah Bisa Mengayuh Sepeda Statis

| Penulis : 


Egan Bernal menunjukkan progres yang luar biasa selepas kecelakaan di Kolombia, 24 Januari lalu. Pertama, ia sudah bisa berdiri di dua pekan setelah operasi patah tulang paha dan tempurung lutut kanan. Tidak berselang lama, Bernal sudah bisa berjalan meski baru satu-dua langkah. Kini ia mulai bersepeda statis.

Insiden yang dialami anggota Ineos Grenadiers itu mengejutkan dunia. Bernal yang sedang mengendarai sepeda time trial, menabrak sebuah bus yang berhenti di halte untuk menurunkan penumpang. Bernal cedera parah. Ia harus menjalani rangkaian operasi. Serta dirawat di rumah sakit selama kurang lebih dua pekan.

Kini masa-masa kritis itu sudah berhasil dilaluinya. Tim dokter telah bekerja keras untuk menghindarkan Bernal dari risiko terburuk: lumpuh. Bernal tak lagi dirawat di rumah sakit. Juara Giro d'Italia 2021 itu melanjutkan masa rehabilitasi di rumahnya.

Progresnya sangat positif. Setelah menunjukkan video di mana ia mulai berjalan lagi, kini Bernal bisa mengayuh sepeda statis. "Jangan biarkan siapa pun memberi tahu Anda bahwa Anda tidak dapat melakukan sesuatu," kata Bernal lewat akun media sosialnya.

Bernal harus berjuang keras untuk memulihkan kondisinya. Tentu saja tidak semudah membalikkan tangan. Tapi tak ada yang mungkin. Remco Evenepoel dan Fabio Jakobsen bisa menjadi contoh. Dua pembalap tim QuickStep Alpha Vinyl berhasil pulih setelah kecelakaan yang mengerikan. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 74

Foto: Instagram Egan Bernal

Populer

12 Tahun Bromo KOM, Tetap Melahirkan Debutan yang Penasaran Menaklukkan Wonokitri
In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
Kuat Berkat Indoor Training
Hiyaaaaa, Sudah Muncul Pinarello Dogma F12
Benarkah Ban 25 Mm Lebih Cepat dari 23 Mm?
Gravel Bike: Cepat On Road, Tangguh Off Road
Sepeda Eddy Merckx "Hidup" Lagi
Alex Zanardi Kembali ke Rumah setelah 18 Bulan di Rumah Sakit
Fernando Alonso Kecelakaan Saat Gowes di Swiss
Merida Reacto V4, Tunggangan Baru Mark Cavendish