Egan Bernal tampil pertama ke publik setelah rangkaian operasi yang dijalaninya selama dua pekan terakhir. Ia berbicara tentang insiden yang menimpanya di suatu pagi pada 24 Januari lalu. Kecelakaan yang mengancam kariernya di balap sepeda. Serta yang membuat Bernal hampir lumpuh.

Kecelakaan yang dialami Bernal di Kolombia begitu mengejutkan dunia sepeda. Bernal yang menunggangi sepeda time trial, menabrak bus yang sedang berhenti di sebuah halte untuk menurunkan penumpang. Insiden ini ini tidak hanya membuatnya dilarikan ke Clínica Universidad de La Sabana.

Tak kurang dari 20 tulang patah. Bernal juga harus menjalani lebih dari satu operasi untuk memulihkan kondisinya. Ia dirawat selama kurang lebih dua pekan. Bernal sudah dipersilahkan pulang dan melanjutkan proses rehabilitasi di rumah.

Sebelum meninggalkan rumah sakit, Bernal berbicara kepada awak media tentang insiden yang menimpanya, akhir Januari lalu. "Hidup saya berubah dalam satu detik," kata Bernal dilansir Cyclingnews.

"Saya sedang mempersiapkan diri untuk Tour de France. Jadi saya all out dengan sepeda time trial. Akan tetapi, satu detik kemudian saya harus berjuang untuk hidup saya," terang pemenang Giro d'Italia 2021 tersebut.

Kecelakaan ini memang tidak serta merta membuat namanya dicoret dari skuad Ineos Grenadiers untuk Tour de France 2022. Meski demikian, tidak ada yang dapat memastikan berapa lama masa rehabilitas Bernal, serta bagaimana peluangnya tampil di Tour de France nanti.

"Bagi saya ini seperti dilahirkan kembali. Sekarang saya akan memulai proses yang sangat panjang," bilang Bernal.

Bernal mengucapkan banyak terima kasih kepada tim dokter yang merawatnya selama di Clínica Universidad de La Sabana. Mereka bekerja keras selama dua pekan untuk memastikan Bernal tidak mengalami dampak fatal akibat kecelakaan itu.

"Terima kasih karena telah memberi saya kesempatan kedua Saya berharap suatu hari nanti dapat membalas semua yang telah Anda lakukan untuk saya," sebut juara Tour de France 2019 ini. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray episode 73

Foto: Ineos Grenadiers

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?