Alamak, Kaus Kaki Harga USD 5.000 Sepasang!

| Penulis : 

Banyak cyclist rela mengeluarkan duit berapa saja untuk menghemat beberapa gram. Bahkan jutaan rupiah untuk beberapa baut. Sekarang, ada opsi baru bagi mereka untuk mengurangi beban berat di brankas: Sepasang kaus kaki seharga USD 5.000, atau hampir Rp 75 juta!

Kaus kaki ini buatan DeFeet, merek kondang di kalangan penghobi sepeda. Secara resmi, kaus kaki ini baru akan dirilis dalam beberapa pekan lagi, di lomba terbesar Tour de France. Jadi, yang dirilis resmi sekarang hanya foto proses pembuatannya.

Sepasang pertama kaus kaki itu nantinya akan dipersembahkan kepada Quick-Step Floors, tim asal Belgia yang disokong DeFeet. Sebagai hadiah bantuan mereka mengembangkan barisan kaus kaki ringan yang diberi nama “Evo.”

Mengapa kaus kaki ini bisa begitu mahal? Penjelasannya datang dari Shane Cooper, pendiri DeFeet.

Evo merupakan barisan kaus kaki paling ringan garapan DeFeet. Saking ringannya, berat sepasang bisa hanya 40 gram, alias 30 persen lebih ringan dari kebanyakan kaus kaki. Di antaranya kaus kaki berwarna hitam yang terbuat dari carbon fiber. Dijamin ringan, kuat, dan anti-bau.

Kaos kaki paling ringan, Defeet Evo beratnya hanya 40 gram.

Tapi, deretan produk Evo ini harganya tidak “ajaib.” Yang serat karbon saja “hanya” USD 24, atau tak sampai Rp 400 ribu. Lalu mengapa ada yang sampai USD 5.000?

“Untuk merayakan peluncuran Evo, kami membuat kaus kaki one of a kind yang kami namai Evo Spider Silk,” kata Cooper.

Nah, nama itu adalah petunjuknya. Kaus kaki ini dibuat seluruhnya dari bahan silk (sutra), dari laba-laba langka Giant Golden Orb dari Madagaskar.

Menurut Cooper, dalam sejarah manusia, baru ada empat produk terbuat dari bahan tersebut. Salah satunya sepasang sarung tangan milik istri Napoleon Bonaparte!

Laba-laba langka, Giant Golden Orb dari Madagaskar.

Dia menambahkan, yang terpenting dari bahan itu bukanlah kelangkaannya. Melainkan potensinya untuk perkembangan industri masa depan. “Sutra dari laba-laba adalah sejenis protein yang bisa membantu umat manusia dalam berbagai hal, kalau kita bisa menemukan cara untuk meniru komposisinya. Beberapa laboratorium sudah menuju ke sana, dan saya percaya kita akan meninggalkan serat berdasar minyak. Alam yang akan memimpin kalau kita bisa meniru kodenya. DeFeet mengikuti langkah itu,” jelas Cooper.

Secara keseluruhan, serat laba-laba ini lima kali lebih kuat dari baja, seringan bulu, dan dibuat dengan metode yang menghasilkan jauh lebih sedikit polusi dari semua metode yang sekarang dipakai!

Oh ya, Cooper menegaskan: Anda nanti bisa membeli kaus kaki USD 5.000 ini bila menginginkannya! (mainsepeda)

Foto : defeet, piotr naskrecki

 

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan