Peter Sagan didenda 5 ribu euro akibat melanggar aturan jam malam serta melukai petugas di Monako pada April lalu. Insiden tersebut terjadi saat Monako memberlakukan jam malam kepada warganya. Mereka dilarang keluar rumah mulai 22.00 hingga 06.00.

Menurut sejumlah laporan media di Prancis, insiden ini terjadi pada 25 April dini hari, sekitar pukul 00.30 waktu setempat. Sagan dan saudaranya melanggar aturan ini lantaran masih berkeliaran pada tengah malam. Kemudian mobilnya dihentikan oleh polisi.

Sagan yang diduga dalam keadaan mabuk, dilaporkan melawan ketika petugas yang mencoba mengeluarkannya dari mobil. Ia juga disebut melukai para petugas saat mereka mencoba mengawalnya ke Rumah Sakit Princess Grace di Monaco. 

Dalam sebuah sidang baru-baru ini, perwakilan Sagan menyebut aksi para petugas membuat kliennya gelisah. Sebab Sagan pikir ia akan "dipaksa divaksinasi". Sagan memang sempat terjangkit Covid-19 pada Februari 2021.

Insiden itu membuat Sagan didenda 5 ribu euro oleh pengadilan pidana Monaco. Ia dikenai denda tambahan sebesar 100 euro karena melanggar jam malam. Sagan juga harus membayar 1.500 euro untuk biaya sipil. Sagan telah menyampaikan permintaan maaf atas insiden itu.

"Itu adalah pengalaman buruk yang membuat saya berpikir mendalam dan mengambil pelajaran berharga. Saya benar-benar minta maaf. untuk kejadian ini yang tidak akan terjadi lagi," tulis Sagan dalam akun media sosialnya. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 65

Foto: Getty Images

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?